Headline

Audiensi Dengan Kesbangpol Kota Bandung, PPNKRI Tolak Perayaan Asyuro Syiah

BANDUNG, Kanal Berita – Sejumlah perwakilan elemen Masyarakat yang tergabung dalam Paguyuban Pengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia (PPNKRI) mendatangi Kantor Kesbangpol Kota Bandung, Rabu (2/7/2025). Kedatangan mereka untuk menyampaikan surat penolakan kegiatan dan perayaan Asyuro oleh kelompok Syiah.

 

Selain menyerahkan surat penolakan, pihak PPNKRI sekaligus melakukan audiensi dengan Kesbangpol Kota Bandung yang diterima langsung oleh Tatang Hamdani selaku Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Bandung.

 

Dalam penyampaiannya KH Roin selaku Pembina PPNKRI menyampaikan bahwa pihaknya meyakini kelompok Syiah bukan Islam sehingga dalam perayaan Asyuro mengandung penistaan ajaran Islam, seperti melaknat dan mencaci maki para Sabahat seperti Abu Bakar, Umar bin Khatab hingga istri Rasulullah Saw yakni Aisyah yang mana mereka semua dimuliakan dalam Islam.

 

“Mayoritas umat Islam di Indonesia adalah ahlussunnah wal jamaah sehingga perayaan Asyuro yang dilakukan oleh kelompok harus ditolak dan pihak pemerintah dalam hal ini Kesbangpol harus melarangnya atau tidak mengeluarlam ijinnya agar terjaga kondusivitas dalam masyarakat” tegasnya.

 

Ia menambahkan elemen Masyarakat dan ormas Islam khususnya yang tergabung dalam PPNKRI akan senantiasa membantu dan bekerjasama dengan pihak pemerintah khususnya Kesbangpol untuk turut menjaga kondusivitas. Ia meminta baik di Bandung Raya maupun Jawa Barat tidak ada perayaan Asyuro oleh kelompok Syiah.

 

“Pengalaman dan pantauan kami di lapangan sering kali perayaan Asyuro kelompok Syiah ini dikemas atau dibalut dengan acara kebudayaan lokal Sunda misalnya, atau dengan kemasan solidaritas kemanusiaan seperti solidaritas Palestina dan sebagainya. Namun dalam pelaksanaannya mereka selalu membawa atau mengusung tema tentang tragedi Karbala dimana Imam Husein yang sekaligus cucu Rasulullah terbunuh. Padahal tragedi Karbala dengan kebudayaan lokal bahkan Palestina tidak ada hubungannya, “jelasnya.

 

Kegiatan ini, sambungnya, bisa memancing kekisruhan dalam masyarakat yang mayoritas berpaham Sunni. Maka jika hal ini terus dilakukan bahkan kesannya dipaksakan, sudah pasti akan ada penolakan.

 

“Untuk antisipasi hal itu maka kita meminta kepada aparat pemerintah khususnya Kesbangpol atau Kepolisian untuk tidak memberikan ijin tempat dan acara. Demikian juga kepada kelompok Syiah sebaiknya tidak memaksakan diri untuk menjaga kondusivitas dan merawat NKRI,” tegasnya.

 

Menanggapi hal tersebut, Tatang Hamdani menyampaikan akan menampung aspirasi masyarakat dalam hal ini yang dilakukan PPNKRI terkait dengan perayaan Asyuro oleh kelompok Syiah. Mewakili pemerintah pihaknya akan segera mengkomunikasikan dengan pihak terkait.

 

“Kami sudah menerima surat penolakan tersebut dan perlu kami tegas sekaligus untuk diketahui bersama, kami hadir bukan untuk memihak salah satu pihak baik pro maupun yang kontra. Tetapi semata-mata untuk saling menjaga semua pihak agar tidak terjadi gesekan di lapangan,” ujarnya.

 

Tatang menambahkan bahwa apa yang selama ini dilakukan termasuk dengan jajaran Forkopinda Kota Bandung sesuai dengan kapasitas dan kewenangannya. Tatang berharap semua pihak dapat menjaga kondusivitas dan kerukunan.

 

Sementara itu menjelang hari Asyuro 10 Muharram 1447 H, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung mengeluarkan surat himbauan. Surat yang ditandatangani oleh Ketua MUI Kota Bandung, Prof.Dr.KH. Miftah Faridl selengkapnya sebagai berikut:

 

[ ]

 

Iman Djojonegoro

Recent Posts

Prabowo Undang Ketua Ormas Islam, Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas

Selama 3 jam pertemuan dengan Presiden Prabowo para ketua ormas Islam juga memberikan masukan dan…

7 jam ago

Rumah Aset MPR RI di Bandung Dibakar, Siti Fauziah Sayangkan Aksi Demo Anarkis

Rumah aset MPR RI tersebut merupakan salah satu bangunan cagar budaya yang dititipkan ke Pemkot…

12 jam ago

Demo di Jakarta Jadi Sorotan Media Internasional, Waspadai Dampak Buruk Ekonomi

JAKARTA, Kanal Berita - Gelombang demonstrasi masif yang berlangsung pada Kamis dan Jumat (28-29/8/2025) di…

18 jam ago

Google Vids Kini Hadir dengan Avatar AI dan Versi Gratis!

KANALBERITA.COM - Dunia produksi video terus berevolusi, dan Google tak mau ketinggalan. Dengan peluncuran fitur-fitur baru…

2 hari ago

Khutbah Jumat: Spirit Islam Dalam Unjuk Rasa

Unjuk rasa (demonstrasi) merupakan salah satu bentuk ekspresi kolektif yang dilakukan untuk menyuarakan aspirasi, protes,…

2 hari ago

PT Jababeka dan KKN UPB Desa Simpangan Gelar Seminar Hemat Energi

BEKASI, KANALBERITA.COM - PT Jababeka Infrastruktur bekerja sama dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pelita…

3 hari ago

This website uses cookies.