Teknologi

Fitur Baru WhatsApp : Kini Voice Note Bisa Diubah Jadi Teks

JAKARTA, Kanal Berita – WhatsApp kembali menghadirkan inovasi yang telah dinantikan para penggunanya selama bertahun-tahun. Platform perpesanan populer ini resmi meluncurkan fitur Voice Message Transcripts pada Kamis (21/11/2024), sebuah teknologi yang memungkinkan pengguna mengkonversi pesan suara menjadi teks secara instan.

Peluncuran fitur ini menjadi jawaban atas rumor yang telah beredar sejak September 2021, di mana banyak pengguna WhatsApp mengharapkan kemudahan dalam mengakses isi pesan suara tanpa harus memutarnya. Voice Message Transcripts hadir sebagai solusi praktis bagi mereka yang sering berada dalam situasi tidak memungkinkan untuk mendengarkan voice note, seperti saat berada di tempat ramai, dalam perjalanan, atau ketika menerima pesan suara dengan durasi panjang.

Dalam implementasinya, WhatsApp memastikan privasi pengguna tetap terjaga dengan baik. Proses transkripsi dilakukan secara lokal di perangkat pengguna, sehingga tidak ada pihak ketiga, termasuk WhatsApp sendiri, yang dapat mengakses atau membaca pesan pribadi pengguna. Hal ini sejalan dengan komitmen WhatsApp dalam menjaga keamanan dan privasi komunikasi penggunanya.

Untuk mengaktifkan fitur ini, WhatsApp menyediakan panduan yang mudah diikuti melalui pengaturan aplikasi. Pengguna cukup membuka menu Pengaturan, mengakses bagian Chat, kemudian mencari opsi “Voice Message Transcripts/Transkrip pesan suara”. Setelah menggeser toggle ke posisi aktif, pengguna dapat memilih bahasa yang diinginkan untuk hasil transkripsi.

Penggunaan fitur ini juga terbilang sederhana. Pengguna hanya perlu menekan lama pada pesan suara yang ingin ditranskripsikan, kemudian memilih opsi “transkripsi”. Sistem akan secara otomatis mengubah konten audio menjadi teks yang dapat dibaca.

Meski demikian, dalam tahap awal peluncurannya, Voice Message Transcripts masih memiliki keterbatasan dalam hal dukungan bahasa. Saat ini, fitur tersebut baru mendukung empat bahasa utama: Inggris, Portugis, Spanyol, dan Rusia. Namun, WhatsApp telah mengonfirmasi rencananya untuk memperluas dukungan bahasa dalam beberapa bulan ke depan, memberikan harapan bagi pengguna dari berbagai negara untuk dapat memanfaatkan fitur ini secara maksimal.

Peluncuran Voice Message Transcripts dilakukan secara bertahap secara global, dengan jadwal distribusi yang akan berlangsung selama beberapa minggu ke depan. Strategi peluncuran bertahap ini memungkinkan WhatsApp untuk memantau performa fitur dan melakukan penyempurnaan berdasarkan umpan balik pengguna.

WhatsApp juga menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan dan menyempurnakan fitur ini. Tim pengembang terus bekerja untuk memastikan Voice Message Transcripts dapat memberikan pengalaman yang lebih baik dan lebih mulus bagi pengguna. Hal ini menunjukkan dedikasi WhatsApp dalam meningkatkan aksesibilitas dan kemudahan penggunaan platformnya.

Kehadiran Voice Message Transcripts merupakan langkah signifikan dalam evolusi layanan perpesanan WhatsApp, mencerminkan respons platform terhadap kebutuhan pengguna yang semakin berkembang. Fitur ini tidak hanya memberikan solusi praktis bagi pengguna dalam mengakses pesan suara, tetapi juga mendemonstrasikan komitmen WhatsApp dalam mengintegrasikan teknologi modern dengan tetap mempertahankan aspek privasi dan keamanan yang menjadi prioritas utama platform ini.

Tim Redaksi

Recent Posts

Demo di Jakarta Jadi Sorotan Media Internasional, Waspadai Dampak Buruk Ekonomi

JAKARTA, Kanal Berita - Gelombang demonstrasi masif yang berlangsung pada Kamis dan Jumat (28-29/8/2025) di…

6 jam ago

Google Vids Kini Hadir dengan Avatar AI dan Versi Gratis!

KANALBERITA.COM - Dunia produksi video terus berevolusi, dan Google tak mau ketinggalan. Dengan peluncuran fitur-fitur baru…

1 hari ago

Khutbah Jumat: Spirit Islam Dalam Unjuk Rasa

Unjuk rasa (demonstrasi) merupakan salah satu bentuk ekspresi kolektif yang dilakukan untuk menyuarakan aspirasi, protes,…

2 hari ago

PT Jababeka dan KKN UPB Desa Simpangan Gelar Seminar Hemat Energi

BEKASI, KANALBERITA.COM - PT Jababeka Infrastruktur bekerja sama dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pelita…

2 hari ago

Sekjen PBB Kecam Serangan Israel ke Rumah Sakit yang Tewaskan Tenaga Medis & Jurnalis

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres dengan tegas mengecam serangan Israel pada Senin (25/8)…

2 hari ago

Mahasiswa KKN UPB Sosialisasikan Literasi Keuangan dan Bahaya Bank Emok di Desa Simpangan

BEKASI, KANALBERITA.COM — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pelita Bangsa (UPB) 2025 menggelar sosialisasi…

2 hari ago

This website uses cookies.