foto: dok.pribadi
*penulis adalah aktivis da’wah dan anggota Komisi Dakwah MUI Pusat serta pengasuh pesantren di Banten
الحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ جَعَلَ التّقْوَى خَيْرَ الزَّادِ وَاللِّبَاسِ، وَأَمَرَنَا أَنْ تَزَوَّدَ بِهَا لِيوْم الحِسَاب، أَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ رَبُّ النَّاسِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا محَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ المَوْصُوْفُ بِأَكْمَلِ صِفَاتِ الأَشْخَاصِ. اَللَّهُمَّ فَصَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَانَ صَادِقَ الْوَعْدِ وَكَانَ رَسُوْلاً نَبِيًّا، وَعَلَى آلِهِ وَاصَحْابِهِ ومن تبع هداه بإحسان إلى يوم الفاصل،
أَمَّا بَعْدُ ، فَيَا أَيُّهَا الْناس رَحِمَكُمُ اللهُ، اُوْصِيْكم ونَفْسِىْ بِتَقْوَى اللهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ.
قال الله تعالى في القرآن الكريم.
أعوذ بالله من الشيطان الرجيم. بسم الله الرحمن الرحيم.
واذا ساءلك عبادي عني فاني قريب اجيب دعوة الداعي إذا دعان فليستجيبوالي وليؤمنوابي لعلهم يرشدون
معاشر المسلمين رحمكم الله
Hidup tak selalu terang. Kadang, ada mendung yang menggantung, ada gelap yang mencekam. Ada saat di mana hati terasa berat, langkah seakan terhenti, dan jiwa diliputi resah yang tak bertepi.
Dalam keadaan seperti itu, manusia mencari sandaran, mencari tempat bersandar yang tak akan pernah mengecewakan. Dan di situlah doa hadir sebagai pelita—cahaya yang menerangi jalan, menghangatkan jiwa, dan menuntun qalbu menuju ketenangan.
معاشر المسلمين رحمكم الله
Allah ﷻ berfirman:
وَقَالَ رَبُّكُمُ ٱدْعُونِىٓ أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِى سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ
“Dan Tuhanmu berfirman, ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka dalam keadaan hina.'”_(QS. Ghafir: 60)
Ayat ini adalah janji suci dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang tak akan pernah ingkar. Dia memerintahkan hamba-Nya untuk berdoa, lalu menjanjikan jawaban atas doa tersebut. Tidak ada permohonan yang sia-sia di sisi-Nya.
Namun, sering kali manusia merasa ragu. “Apakah Allah Subhanahu Wa Ta’ala benar-benar mendengar doaku?” Padahal, Rasulullah ﷺ telah bersabda:
إِنَّ اللَّهَ حَيِيٌّ كَرِيمٌ يَسْتَحِي إِذَا رَفَعَ الرَّجُلُ إِلَيْهِ يَدَيْهِ أَنْ يَرُدَّهُمَا صِفْرًا خَائِبَتَيْنِ
“Sesungguhnya Allah itu Maha Pemalu dan Maha Mulia. Dia malu jika seorang hamba mengangkat kedua tangannya kepada-Nya, lalu mengembalikannya dalam keadaan kosong dan kecewa.”_(HR. Abu Dawud (1488); At-Tirmidzi, (3556)
Allah bukan hanya Maha Mendengar, tetapi juga Maha Pemalu untuk tidak mengabulkan doa hamba-Nya. Dia akan selalu memberi, bahkan lebih dari yang kita minta.
معاشر المسلمين رحمكم الله
Tak ada manusia yang lebih berat ujiannya daripada para nabi. Namun, mereka tidak pernah putus asa. Mereka mengangkat tangan, menyerahkan segalanya kepada Allah Subhanahu wa ta’ala, dan Allah Subhanahu Wa Ta’ala pun mengangkat derajat mereka.
Saat berada di dalam perut ikan di kegelapan lautan, Nabi Yunus ad berdoa:
لَّآ إِلَـٰهَ إِلَّآ أَنتَ سُبْحَـٰنَكَ إِنِّى كُنتُ مِنَ ٱلظَّـٰلِمِينَ
“Tidak ada tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim.” (QS. Al-Anbiya: 87)
Doa ini bukan sekadar permohonan, tetapi juga pengakuan atas kelemahan diri. Dan dengan doa ini, Allah menyelamatkan Nabi Yunus dari kegelapan.
Setelah bertahun-tahun menderita penyakit, Nabi Ayyub as berdoa:
إِنِّى مَسَّنِىَ ٱلضُّرُّ وَأَنتَ أَرْحَمُ ٱلرَّٰحِمِينَ
“Sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit, dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.”_(QS. Al-Anbiya: 83)
Tidak ada keluhan dalam doanya, hanya kepasrahan dan pengakuan bahwa Allah Subhanahu Wa Ta’ala adalah Maha Penyayang. Dan dengan doa itu, Allah menyembuhkan penyakitnya dan mengembalikan semua kenikmatan yang hilang.
Nabi Zakaria telah menua, rambutnya telah memutih, istrinya mandul, tetapi ia tetap berdoa dengan penuh harapan:
رَبِّ لَا تَذَرْنِى فَرْدًۭا وَأَنتَ خَيْرُ ٱلْوَٰرِثِينَ
“Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri, dan Engkaulah sebaik-baik yang mewarisi.” (QS. Al-Anbiya: 89)
Allah Subhanahu Wa Ta’ala tidak pernah mengecewakan hamba yang terus berharap. Nabi Zakaria as pun dianugerahi seorang putra, Nabi Yahya as.
معاشر المسلمين رحمكم الله
Waktu-waktu, hati-hati tertentu seperti Ramadhan, saat ibadah haji dan atau ibadah umrah, saat 2/3 malam tahajjud hingga subuh, waktu Dhuha, dari Maghrib sampai isya, adalah waktu-waktu di mana doa-doa lebih cepat diijabah. Rasulullah ﷺ bersabda:
ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ: الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ، وَالْإِمَامُ الْعَادِلُ، وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ
“Tiga orang yang doanya tidak tertolak:
(1) orang yang berpuasa sampai ia berbuka, (2) pemimpin yang adil, dan
(3) doa orang yang terzalimi.”
معاشر المسلمين رحمكم الله
-> Ketika hati berat, sujudlah. Ketika dada sesak, angkatlah tangan. Allah Subhanahu Wa Ta’ala tak pernah jauh, bahkan lebih dekat dari urat nadi kita.
Jangan hanya berdoa dengan lisan, tetapi libatkan hati sepenuhnya.
Rasulullah ﷺ bersabda:
إِذَا دَعَا أَحَدُكُمْ فَلْيَبْدَأْ بِتَحْمِيدِ اللَّهِ وَالثَّنَاءِ عَلَيْهِ، ثُمَّ يُصَلِّي عَلَى النَّبِيِّ ﷺ، ثُمَّ لِيَدْعُ بَعْدُ بِمَا شَاءَ
“Jika salah seorang di antara kalian berdoa, hendaklah ia memulai dengan memuji Allah dan menyanjung-Nya, kemudian bershalawat kepada Nabi ﷺ, lalu berdoalah dengan apa yang ia inginkan.”(HR. Abu Dawud (1481); At-Tirmidzi (3477).
Rasulullah ﷺ bersabda:
ادْعُوا اللَّهَ وَأَنْتُمْ مُوقِنُونَ بِالإِجَابَةِ
“Berdoalah kepada Allah dengan penuh keyakinan bahwa doa kalian akan dikabulkan.” (HR. At-Tirmidzi, no. 3479)
Doa yang dimunajatkan dari hati yang bersih dan makanan yang halal lebih mudah dikabulkan.
Salah satu Doa saat Hati kita sedang Berat :
اللَّهُمَّ يَا نُورَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ، يَا مَنْ يُجِيبُ دُعَاءَ الْمَضْطَرِّينَ، أَنْزِلْ عَلَى قُلُوبِنَا سَكِينَةً، وَافْتَحْ لَنَا أَبْوَابَ الرَّحْمَةِ، وَاجْعَلْ دُعَاءَنَا نُورًا فِي الدُّنْيَا وَشَفَاعَةً فِي الْآخِرَةِ.
“Ya Allah, wahai cahaya langit dan bumi, wahai yang mengabulkan doa orang-orang yang terhimpit kesulitan, turunkanlah ketenangan di hati kami, bukakanlah pintu rahmat-Mu, dan jadikanlah doa-doa kami cahaya di dunia serta syafaat di akhirat.”
معاشر المسلمين رحمكم الله
Inilah khutbah yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat untuk kita semua.
Aamiin yaa Robbal ‘aalamiin
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ. فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.
اَلْحَمْدُ ِللهِ جَعَلَ ذو الحجة شَهْرًا مُبَارَكًا، وَفَرَضَ عَلَيْنَا الالحج في والعمرة والاضحية لمن استطاع لِأَجْلِ التَّقْوٰى.
أَشْهَدُ أَنْ لَاۧ إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَه الملك الاعلى، وَأَشْهَدُ أَنَّ سيدنا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ المصطفى.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وبارك عَلٰى سَيِّدِنَا مَحَمَّدِ الْمُجْتَبٰى، وَعَلٰى آلِهِ وَاصَحْابِهِ أَهْلِ التُّقٰى وَالْوَفٰى.
أَمَّا بَعْدُ :
فَيَاأَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ رحمكم الله! أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ فَقَدْ فَازَ لمنِ اتَّقَى.
اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اَللّٰهُـمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدّعَوَاتِ. يا قاضي الحاجات، ويا رافع الدرجات، ويا شافي الامراض، ويا دافع البليات.
اَللهُمَّ اِنَّا نَسْئَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ. اَللهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِىْ سكَرَاتِ الْمَوْتِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ .رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ.
ربنا هب لنا من أزواجنا وذرياتنا قرة أعين واجعلنا للمتقين إماما.
رَبَنَا ءَاتِنَا فِي الدّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النّارِ.
وصلى الله على سيدنا محمد والحمد لله رب العالمين.
عِبَادَ اللهِ، إنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبَى ويَنْهَى عَنِ الفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ
KANALBERITA.COM - Dunia produksi video terus berevolusi, dan Google tak mau ketinggalan. Dengan peluncuran fitur-fitur baru…
Unjuk rasa (demonstrasi) merupakan salah satu bentuk ekspresi kolektif yang dilakukan untuk menyuarakan aspirasi, protes,…
BEKASI, KANALBERITA.COM - PT Jababeka Infrastruktur bekerja sama dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pelita…
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres dengan tegas mengecam serangan Israel pada Senin (25/8)…
BEKASI, KANALBERITA.COM — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pelita Bangsa (UPB) 2025 menggelar sosialisasi…
BEKASI, KANALBERITA.COM — Dalam rangka meningkatkan kemampuan pemasaran digital Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)…
This website uses cookies.