Cincin Api Pasifik alias Ring of Fire
Anda pernah mendengar istilah “Ring of Fire” atau Cincin Api Pasifik? Kalau kamu tinggal di Indonesia, Jepang, atau Filipina, pasti sudah enggak asing lagi, kan? Wajar saja, karena rumah kita ini, Indonesia, adalah salah satu “jantungnya” Cincin Api! Di sinilah sebagian besar gempa bumi dan letusan gunung berapi paling dahsyat di dunia terjadi!
Nah, apa sih sebenarnya Ring of Fire itu? Yuk, kita bedah biar makin paham!
Bayangkan peta dunia. Sekarang fokus ke Samudra Pasifik, lautan terluas di planet kita. Nah, Ring of Fire ini bukan cincin yang bisa kamu pakai di jari, ya. Ini adalah zona berbentuk tapal kuda raksasa yang membentang hampir sepanjang 40.000 kilometer, mengelilingi Samudra Pasifik (National Geographic Society, 2023).
Zona ini dimulai dari Selandia Baru, lalu “naik” melewati Indonesia tercinta, Filipina, Jepang, Rusia bagian timur, menyeberang ke Alaska, lalu “turun” menyusuri pantai barat Amerika Utara dan Selatan, hingga ke ujung selatan Chile. Keren kan?
Jelas, karena di sepanjang jalur ini ada banyak banget gunung berapi aktif dan sering terjadi gempa bumi. Kamu tahu kan, di Indonesia saja ada puluhan gunung berapi aktif seperti Merapi, Semeru, Sinabung, dan Krakatau yang legendaris itu? Itu semua bagian dari Cincin Api! Sekitar 75% gunung berapi aktif di dunia ada di sini, dan sekitar 90% gempa bumi di seluruh dunia juga terjadi di area ini (USGS, 2024). Makanya disebut “cincin api,” karena aktivitas geologinya yang luar biasa “panas” dan sering!
Jadi, kenapa Ring of Fire ini sebegitu aktifnya? Jawabannya ada di bawah tanah kita, jauh di dalam Bumi. Planet kita ini tidak solid seutuhnya. Permukaan Bumi, tempat kita berpijak, terpecah-pecah menjadi potongan-potongan raksasa yang disebut lempeng tektonik. Bayangkan kepingan puzzle raksasa yang terus bergerak sangat pelan (Smithsonian Institution, 2023).
Ring of Fire adalah tempat di mana banyak lempeng tektonik Samudra Pasifik bertabrakan, bergesekan, atau saling menyelip satu sama lain. Proses ini disebut subduksi (Woods Hole Oceanographic Institution – WHOI, n.d.).
Nah, Indonesia adalah contoh terbaik bagaimana lempeng-lempeng ini berinteraksi! Negara kita ini “dijepit” oleh tiga lempeng tektonik utama: Lempeng Indo-Australia di selatan, Lempeng Eurasia di utara, dan Lempeng Pasifik di timur. Pertemuan lempeng-lempeng inilah yang menjadikan Indonesia masuk dalam Cincin Api dan sangat rawan gempa serta letusan gunung berapi (BMKG, 2023).
Meskipun Ring of Fire identik dengan gempa bumi dan letusan gunung berapi, bukan berarti ini hanya membawa kesengsaraan. Justru, aktivitas geologi yang tinggi ini juga membawa berbagai keuntungan besar bagi kita di Indonesia:
Jadi, Ring of Fire bukan hanya tentang tantangan gempa dan gunung meletus, tetapi juga tentang potensi dan kekayaan alam yang luar biasa yang dianugerahkan pada Indonesia. Yang terpenting adalah memahami fenomena ini dan bersiap menghadapi potensi bencananya, sembari memanfaatkan keuntungannya secara bijak. Dengan pengetahuan tentang Ring of Fire, kita bisa membangun rumah yang lebih tahan gempa, memiliki sistem peringatan dini tsunami yang baik (seperti yang dimiliki BMKG), dan mengedukasi masyarakat tentang cara menyelamatkan diri saat terjadi bencana.
Ini adalah pengingat bahwa Bumi kita adalah planet yang dinamis dan selalu bergerak, dengan segala tantangan dan keajaibannya, khususnya bagi kita yang tinggal di “jantungnya” Cincin Api Pasifik!
JAKARTA, Kanal Berita - Gelombang demonstrasi masif yang berlangsung pada Kamis dan Jumat (28-29/8/2025) di…
KANALBERITA.COM - Dunia produksi video terus berevolusi, dan Google tak mau ketinggalan. Dengan peluncuran fitur-fitur baru…
Unjuk rasa (demonstrasi) merupakan salah satu bentuk ekspresi kolektif yang dilakukan untuk menyuarakan aspirasi, protes,…
BEKASI, KANALBERITA.COM - PT Jababeka Infrastruktur bekerja sama dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pelita…
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres dengan tegas mengecam serangan Israel pada Senin (25/8)…
BEKASI, KANALBERITA.COM — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pelita Bangsa (UPB) 2025 menggelar sosialisasi…
This website uses cookies.