Telkom University melalui program Pengabdian kepada Masyarakat memproduksi dan mensosialisasikan video edukasi pencegahan Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) bagi remaja dan masyarakat di kolong jembatan Pasupati, Kelurahan Tamansari, Kota Bandung
BANDUNG, KANALBERITACOM – Telkom University melalui program Pengabdian kepada Masyarakat memproduksi dan mensosialisasikan video edukasi pencegahan Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) bagi remaja dan masyarakat di kolong jembatan Pasupati, Kelurahan Tamansari, Bandung Wetan.
Kegiatan ini menyasar remaja dan masyarakat yang tinggal di kolong jembatan Pasupati. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai bahaya kekerasan di ranah digital, sekaligus memperkuat kapasitas komunitas dalam mengenali dan mencegah bentuk-bentuk eksploitasi berbasis gender secara daring.
Data dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menunjukkan bahwa pada tahun 2024, ribuan kasus kekerasan seksual dilaporkan, dengan kekerasan di ranah personal dan KBGO tetap mendominasi. Meskipun pentingnya pendidikan seksual sejak dini telah ditekankan oleh pemerintah, isu ini masih kerap dipandang tabu dan akses terhadap informasi yang valid serta komprehensif masih terbatas. Melalui program ini, Telkom University berupaya mendorong terbukanya ruang diskusi dan edukasi yang inklusif, guna menciptakan lingkungan digital yang lebih aman bagi semua kalangan.
Ketua Tim Abdimas, Dr. Sri Wahyuning Astuti, S.Psi, M.Ikom, menyatakan, “Melalui video edukasi pencegahan KBGO, kami berharap remaja di kolong jembatan Pasupati dapat lebih memahami dan menyadari pentingnya mencegah KBGO, yang sejalan dengan upaya revitalisasi kawasan ini menjadi ruang publik yang ramah dan inklusif.” Kawasan kolong jembatan Pasupati sendiri sedang dalam proses penataan oleh Pemerintah Kota Bandung untuk menjadi area yang nyaman dan estetis, dengan pembangunan fasilitas publik, mural seni, dan pencahayaan yang lebih baik, serta direncanakan menjadi kawasan pelestarian budaya Sunda.
Sebagai solusi konkret atas tantangan kekerasan berbasis gender di ranah digital, program ini mengusung pendekatan kolaboratif dan inovatif melalui pengembangan konten multimedia yang kreatif serta pelibatan aktif masyarakat. Melalui Forum Group Discussion (FGD) bersama Lembaga Kemitraan Kelurahan (LKK) Tamansari dan pelaksanaan Training of Trainers (ToT), program ini tidak hanya menyamakan persepsi, tetapi juga membekali peserta dengan kapasitas untuk meneruskan edukasi KBGO secara mandiri.
Dengan rangkaian kegiatan yang mencakup persiapan, produksi konten, sosialisasi, hingga evaluasi, inisiatif ini memiliki potensi jangka panjang melalui pengembangan modul tematik, kurikulum literasi gender, dan inovasi media edukasi berbasis teknologi seperti AR/VR, demi menciptakan ruang digital yang lebih aman dan berkeadilan.
KANALBERITA.COM - Dunia produksi video terus berevolusi, dan Google tak mau ketinggalan. Dengan peluncuran fitur-fitur baru…
Unjuk rasa (demonstrasi) merupakan salah satu bentuk ekspresi kolektif yang dilakukan untuk menyuarakan aspirasi, protes,…
BEKASI, KANALBERITA.COM - PT Jababeka Infrastruktur bekerja sama dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pelita…
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres dengan tegas mengecam serangan Israel pada Senin (25/8)…
BEKASI, KANALBERITA.COM — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pelita Bangsa (UPB) 2025 menggelar sosialisasi…
BEKASI, KANALBERITA.COM — Dalam rangka meningkatkan kemampuan pemasaran digital Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)…
This website uses cookies.