KANALBERITA.COM – Daun salam yang biasa ditemukan di dapur Indonesia ternyata menyimpan segudang khasiat kesehatan yang luar biasa. Tanaman bernama ilmiah Syzygium polyanthum ini tidak hanya memperkaya rasa masakan tetapi juga telah lama dikenal sebagai herbal alami.
Manfaat daun salam untuk kesehatan memang telah banyak diakui. Kandungan nutrisi dan senyawa aktif di dalamnya memberikan efek positif bagi tubuh.
Daun salam kaya akan berbagai senyawa bermanfaat seperti flavonoid, antioksidan, vitamin C, dan kalium. Flavonoid berperan penting dalam menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida dalam darah, sehingga berkontribusi pada kesehatan jantung yang lebih baik. Sifat antioksidan yang dimiliki daun salam juga membantu melindungi pembuluh darah dari kerusakan dan mengurangi risiko penyakit jantung.
Lebih lanjut, daun salam dikenal efektif dalam melancarkan sistem pencernaan. Dengan merangsang produksi enzim pencernaan, daun salam dapat membantu mengatasi masalah seperti perut kembung, diare, dan sembelit. Bagi Anda yang sedang berupaya mengontrol berat badan, rebusan daun salam sering dimanfaatkan untuk membantu metabolisme tubuh dan pembakaran lemak.
Selain itu, daun salam juga memiliki kemampuan untuk menurunkan tekanan darah berkat kandungan kaliumnya yang membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh. Sistem kekebalan tubuh juga dapat ditingkatkan berkat kandungan vitamin C dan antioksidan yang melimpah. Sifat antiinflamasi alami pada daun salam sangat baik untuk meredakan nyeri sendi dan peradangan ringan.
Fungsi ginjal dapat terjaga dengan baik karena daun salam bersifat diuretik alami yang membantu melancarkan buang air kecil. Kesehatan kulit pun dapat terpelihara, karena antioksidan dalam daun salam melawan radikal bebas yang menyebabkan penuaan dini. Bagi penderita asam urat, rebusan daun salam dipercaya dapat membantu menurunkan kadarnya dan meredakan nyeri sendi.
“Untuk mengonsumsinya, rebus 5 sampai 10 lembar daun salam dengan 2 hingga 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas, lalu minum secara rutin,” ujar narasumber dari website alodokter.








