BANDUNG, Kanal Berita – – DPW Syarikat Islam Jawa Barat menggelar acara Tarhib Ramadhan dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H di Masjid Raya Al Jabbar Gedebage Kota Bandung, Sabtu (7/2/2026) atau Sabtu, 19 Sya’ban 1447H.
Acara ini dikemas dalam bentuk Pengkajian Al Qur’an dan Hadits. Dalam acara ini dihadiri kurang lebih 30 ribuan jamaah Kaum Syarikat Islam dan sejumlah tamu undangan. Tema yang diangkat adalah bagaimana kaum muslimin sebagai Ummat Islam dalam mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadhan yang sebentar lagi.
Sejumlah tokoh dan pengurus hadir dalam acara tersebut antara lain: Ketua Majelis Syar’i Syarikat Islam Pusat Dr. KH. M. Sodikun, M.Si, Wakil Ketua Dewan Pusat KH. Barna Somantri, BA, Ketua Pimpinan Wilayah Syarikat Islam (DPW SI) Jawa Barat Dr. KH. Nandang Koswara, M.Pd. Ketua Dewan Wilayah SI Jawa Barat H. Beddy Ubaidillah, M.M, Wakil Ketua Dewan Pengawas Syariah LAZ SI Pusat Dr. KH. Ade Suherman, SH.i., M.M.Pd. serta para Ketua PC Syarikat Islam se-Jabar, Ketua Umum DKM Masjid Raya Al Jabbar Dr. KH. Tata Sukayat, M.Pd.
Dalam tausyiahnya KH Sodikun menyampaikan bahwa sesama muslim harus saling rindu kepada saudaranya. Hal ini juga seperti yang dilakukan oleh Rasulullah Saw yang merindukan para sahabatnya.
“Kita harus senang menyambut perintah Allah Swt, termasuk senang menyambut datangnya bulan Ramadhan yang mulia,” ungkap KH Sodikun.
Sementara itu KH Nandang Koswara menyampaikan bahwa dalam menyambut bulan Ramadhan bukanlah sekadar ritual tahunan yang diulang tanpa makna. Namun bulan suci ini seharusnya menjadi titik balik spiritual yang mengubah kualitas hidup seorang muslim dari tahun ke tahun.
“Terlalu sering kita menjumpai fenomena di mana Ramadhan datang dan pergi, namun tidak meninggalkan jejak transformasi ruhiyah yang berarti dalam kehidupan seorang muslim. Puasa dilaksanakan setiap tahun, tarawih dikerjakan tiap malam, namun setelah Idul Fitri tiba, kehidupan kembali seperti semula—tanpa perubahan karakter, tanpa peningkatan kualitas ibadah, dan tanpa kontribusi lebih baik kepada sesame,” ungkap KH Nandang mengingatkan.
Untuk itu KH Nandang mengajak hadirin dan kaum Muslimin agar menjadikan Ramadhan bukan sekedar ibadah puasa tahunan yang kembali berulang tanpa makna. Melainkan ibadah puasa Ramadhan adalah kesempatan transformasi yang diberikan Allah Swt setiap tahun kepada umat-Nya agar menjadi baik.
“Dengan persiapan jiwa dan raga yang matang, optimalisasi amal saleh, dan penetapan target yang jelas berdasarkan Al-Quran dan Sunnah, mari menjadikan Ramadhan tahun ini benar-benar menjadi bulan yang mengubah hidup kita lebih berkualitas,” ajaknya.
Selain acara pengajian dilaksanakan juga acara pelantikan dan Pengukuhan Pengurus LAZ SI Perwakilan Jawa Barat yang secara syah di kukuhkan kepengurusannya oleh Dr. KH. Ade Suherman. Dalam kesempatan tersebut KH Adam Anhari sebagai Ketua LAZ SI Perwakilan Jawa Barat. [ ]











