KANALBERITA.COM – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) sedang menelaah kemungkinan penerapan skema ibadah haji yang tidak lagi memerlukan daftar tunggu yang panjang di Indonesia. Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyatakan bahwa inisiatif ini sejalan dengan arahan presiden untuk mencari solusi agar jemaah haji tidak perlu mengantre.
Dahnil menjelaskan bahwa lamanya waktu tunggu untuk menunaikan ibadah haji saat ini dipengaruhi oleh beberapa faktor krusial. Peningkatan jumlah pendaftar haji, keterbatasan kuota yang diberikan oleh Arab Saudi, serta pengelolaan keuangan haji menjadi elemen utama yang berkontribusi pada antrean panjang. “Karena sudah ada keuangan haji kita terpaksa ngantre. Semakin banyak pendaftar semakin lama yang mengantre,” ungkapnya.
Fenomena serupa juga terjadi di negara lain, seperti Malaysia yang menerapkan sistem tabungan haji yang juga berujung pada antrean panjang. Namun, beberapa negara seperti India dilaporkan berhasil mengatasi masalah antrean haji tanpa perlu waktu tunggu yang signifikan.
Pertimbangan Model Baru untuk Ibadah Haji
Untuk mengatasi isu ini, pemerintah tengah mengeksplorasi berbagai model operasional yang lebih efisien. Salah satu model yang dipertimbangkan adalah sistem yang mirip dengan “war ticket” atau perebutan tiket tanpa perlu menunggu lama. “Kita sedang berpikir bagaimana supaya nggak ngantri itu kayak model war ticket. Jadi kita dikasih kuota oleh Pemerintah Arab Saudi 200 ribu dan ditetapkan harganya. Sehingga tidak perlu ngantre. Jadi masing-masing langsung pesan siapa yang dapat, itu yang berangkat. Kita sedang memikirkan pola itu,” jelas Dahnil.
Meskipun demikian, Kemenhaj juga menekankan pentingnya untuk tetap memperhatikan hak 5,7 juta calon jemaah yang sudah terdaftar dan menunggu untuk menunaikan ibadah haji. Wacana ini masih dalam tahap penjajakan mendalam untuk memastikan keinginan dan perintah presiden untuk mewujudkan haji tanpa antre dapat direalisasikan. “Jadi wacana ini sedang kita godok agar keinginan dan perintah presiden supaya Haji tidak ngantre itu bisa kita wujudkan. Nah ini kami akan terus godok,” pungkasnya.













