Oleh: KH.Drs.Abdurahman Rasna,MA*

*penulis adalah anggota Komisi Dakwah MUI Pusat dan anggota Bidang Dakwah PB MA serta pengasuh pesantren di Banten
Khutbah Pertama:
ุงูููุญูู ูุฏู ููููู ุงูููุฐููู ู ููู ุชูููููููู ุนููููููู ุจูุตูุฏููู ูููููุฉู ููููุงููุ
ููู ููู ุชูููุณูููู ุฅููููููู ุจูุงุชููุจูุงุนู ุดูุฑูููุนูุชููู ููุฑููุจููู ููุฃูุฏูููุงูู,
ููู ููู ุงุณูุชูููุตูุฑููู ุนูููู ุฃูุนูุฏูุงุฆููู ููุญูุณูุฏูุชููู ููุตูุฑููู ููุชููููุงูููู,
ุงุดูุฏ ุงู ูุง ุงูู ุงูุง ุงููู ูุญุฏู ูุง ุดุฑูู ููุ
ูุงุดูุฏ ุงู ู ุญู ุฏุง ุนุจุฏู ูุฑุณููู ุงูุฐู ูุง ูุจู ุจุนุฏูุย ููุงูุตูููุงูุฉู ููุงูุณูููุงูู ู ุนูููู ุณููููุฏูููุง ู ูุญูู ููุฏู ููุนูููู ุขูููู ููุฃูุตูุญูุงุจููู ููู ููู ุญูุงููุธู ุฏููููููู ููุฌูุงููุฏู ูููู ุณูุจููููู ุงููููุ
ุฃูู ููุง ุจูุนูุฏู :
ููููุงุฃููููููุง ุงููู ูุณูููู ูููููุ ุงูุชููููููุงุงูููู ุญูููู ุชูููุงุชูู ูููุงูุชูู ูููุชูููู ุฅููุงูู ููุฃููููุชูู ู ู ูุณูููู ููููู ููููุฏู ููุงูู ุงูููู ุชูุนูุงููู ููู ููุชูุงุจููู ุงููููุฑูููู ู: ูุง ุฃููุง ุงูุฐูู ุงู ููุง ุงุชููุง ุงููู ูููููุง ูููุง ุณุฏูุฏุง . ูุตูุญ ููู ุงุนู ุงููู ููุบูุฑ ููู ุฐููุจูู ูู ู ุจุทุน ุงููู ูุฑุณููู ููุฏ ูุงุฒ ููุฒุง ุนุธูู ุง ( ุงูุฃุญุฒุงุจ : ูงูก-.ูง)
ููุงู ุชุนุงูู : ู ุง ุฃุตุงุจ ู ู ู ุตูุจุฉ ุงูุง ุจุฅุฐู ุงููู ูู ู ูุคู ู ุจุงููู ููุฏ ููุจู ูุงููู ุจูู ุดูุก ุนููู . (ุงูุชุนุงุจู : ูกูก).
ู ุนุงุดุฑ ุงูู ุณูู ูู ุฑุญู ูู ุงููู
Kesempatan kita hadir di masjid saat ini kita gunakan untuk terus selaluย memuji dan bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Taโala, karena Dia-lah yang mentakdirkan dan menganugerahkan segala ni’mat-Nya, baik ni’mat sehat, ni’mat kesempatan dan ni’mat-nikmat ainnya terlebih iman dan Islam yang masih terhunjam dalam sanubari kita.
Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Junjunan Alam, panutan dan teladan agung, yakni Nabi Besar Muhammad Shalallahu alaihi wasallam beserta seluruh keluarga, par sahabatnya dan semua ummatnya hingga akhir zaman.
Kesempatan kita hadir di momen ibadah jum’atan kita manfaatkan untuk saling mengingatkan dalam kebaikan. Salah satunya adalah ajakan kepada diri sendiri dan jamaah untuk meningkatkan takwallah dengan menjalankan perintah-Nyaย dan menjauhi yang dilarang. Percayalah bahwa takwa kepada Allah Subhanahu Wa Taโala adalah sebagai bekal terbaik dalam berinteraksi dengan sesama di sekitar kita dan yang paling menentukan saat bertemu Allah Subhanahu Wa Taโala kelak.
ู ุนุงุดุฑ ุงูู ุณูู ูู ุฑุญู ูู ุงููู
Dalam beberapa hari terakhir, terjadi beberapa musibah yang melanda di berbagai daerah. Misalnya musibah banjir di Dayeukolot Bandung, tanah longsor dan banjir di Sukabumi Jawa Barat dan beberapa kecamatan di Pandeglang Banten.
Kejadian tersebut membuat kita semua prihatin dan sedih atas musibah yang menimpa terhadap saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana alam. Saudara-saudara kita ada yang meninggal akibat bencana tersebutย termasuk yang kehilangan harta benda hingga keluarga yang disayangi. Rumah-rumah penduduk dan fasilitas umum juga mengalami kehancuran akibat terendam banjir, bahkan padi di Shalallahu alaihi wasallamah yang mulai beranjak besar tumbuh subur pun rusak parah sehingga harus mengulangi kembali mengolah Shalallahu alaihi wasallamah, menebar benih hingga tandur dan merawat kembali tanaman padi termasuk ternak pada mati akibat tidak tahan kedinginan karena terendam banjir berhar-hari dan sulitnya mengevakuasi ke tempat yang lebih aman dikarenakan alat terutama perahu karet yang jumlahnya sangat terbatas. Boleh dibilang hanya hitungan jari.
Imam an-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar halaman 108 meriwayatkan sebuah hadis, yang intinya Nabi Muhammadย Shalallahu alaihi wasallam menganjurkan kita untuk membaca istirjaโ ketika terjadi musibah, yaitu kalimat:
ุงูุง ููู ูุงูุง ุงููู ุฑุงุฌุนูู
“bahwa sesungguhnya kami adalah milik Allah, dan sungguh hanya kepada-Nya kami akan kembali. “
Allah menjanjikan bagi orang yang mengucapkan kalimat tarjiโ ketika terjadi musibah, akan mendapatkan rahmat dan anugerah. Demikian pula Allah akan memberikan pahala dan pengganti yang lebih baik, aamiin ya rabbal alamin.
ู ุนุงุดุฑ ุงูู ุณูู ูู ุฑุญู ูู ุงููู
Ada beberapaย langkah yang bijak dalam menyikapi bencana dan musibah yang menimpa saudara kita
Pertama, sebagai sesama saudara sebangsa dan setanah air, kita harus saling membantu sesuai dengan kemampuan kita.
Imam Muslim dalam kitab Shahih Muslim, juz IV, halaman 2074 meriwayatkan sebuah hadits dari Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam:
ููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู ู: ยซู ููู ูููููุณู ุนููู ู ูุคูู ููู ููุฑูุจูุฉู ู ููู ููุฑูุจู ุงูุฏููููููุงุ ูููููุณู ุงูููู ุนููููู ููุฑูุจูุฉู ู ููู ููุฑูุจู ููููู ู ุงููููููุงู ูุฉูุ ููู ููู ููุณููุฑู ุนูููู ู ูุนูุณูุฑูุ ููุณููุฑู ุงูููู ุนููููููู ููู ุงูุฏููููููุง ููุงููุขุฎูุฑูุฉูุ ููู ููู ุณูุชูุฑู ู ูุณูููู ูุงุ ุณูุชูุฑููู ุงูููู ููู ุงูุฏููููููุง ููุงููุขุฎูุฑูุฉูุ ููุงูููู ููู ุนููููู ุงููุนูุจูุฏู ู ูุง ููุงูู ุงููุนูุจูุฏู ููู ุนููููู ุฃูุฎูููู
Artinya: โBarang siapa menghilangkan kesusahan dari orang mukmin, Allah akan menghilangkan kesusahannya di hari kiamat. Barang siapa membantu orang yang kesulitan, Allah akan memudahkannya urusannya di dunia dan akhirat. Barang siapa menutupi aib orang muslim, Allah akan menutupi aibnya di dunia dan akhirat. Allah akan selalu melindungi hamba selama hamba-Nya menolong saudaranya.โ (HR Muslim)
Jika kita mampu untuk memberikan bantuan harta benda, kita sisihkan sebagian harta benda untuk mereka melalui lembaga yang terpercaya, seperti MA-Care, Alfiyah Mubarokah Indonesia (AMI), Yayasan Amanah Takaful (YAT),ย LAZMU, Baznas, PMI, LAZNU, dan lembaga penyalur bantuan lain yang kredibel. Atau kita salurkan langsung kepada masyarakat yang terdampak musibah.
Jika kita mampu dengan tenaga dan keterampilan, kita berikan kemampuan kita dengan menjadi relawan di tempat bencana.
Jika kita sebagai pemimpin yang memiliki kebijakan strategis tentu dilakukan dengan kebijakan yang strategis dan humanis.
Jika kita tidak memiliki harta maupun tenaga, tidak juga memiliki kebijakan, kita masih bisa membantu memberikan doa untuk mereka agar mereka diberikan keselamatan,kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi ujian dari Allah Subhanahu Wa Taโala serta musibah segera berakhir.
Kita membayangkan bagaimana seandainya kita atau keluarga kita yang menjadi korban bencana, kita minimal berempati dan berduka atas kejadian yang menimpa saudara kita.
Karena itu, mari kita bantu mereka sesuai dengan kemampuan kita, kita memberi pertolongan,ย karenaย tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah. Imam Muslim (1715) meriwayatkan Sabda Nabi Shalallahu alaihi wasallam :
ุงููุฏ ุงูุนููุง ุฎูุฑ ู ู ุงููุฏ ุงูุณููู
Kita membantu hajat hidup saudara kita yang tertimpa musibah, karena balasan Allah SUBHANAHU WA TAโALA ย akan otomatis diberikan kepada orang yang membantu hajat hidup saudaranya. Sebagaimana sahabat Abdullah bin Umar menyapakan sabda Nabi Shalallahu alaihi wasallam yang diriwaatkan Imam Bukhari dan Imam Muslim :
ู ู ูุงู ูู ุญุงุฌุฉ ุฃุฎูู ูุงู ุงููู ูู ุญุงุฌุชู
Allah akan memudahkan segala urusan kita selama kita meringankan beban saudara kita yang membutuhkan.
ู ุนุงุดุฑ ุงูู ุณูู ูู ุฑุญู ูู ุงููู
Kedua, yang bisa dilakukan adalah sabar. Makna asal dari sabar adalah menahan. Secara syari, pengertian sabar sebagaimana yang dikatakan oleh Ahmad Farid dalam kitab Tazkiyatun Nufรปs, juz I, halaman 79 adalah:
ุงูุตุจุฑ ุญุจุณ ุงูููุณ ุนู ุงูุฌุฒุน ูุงููุณุงู ุนู ุงูุชุดููุ ูุงูุฌูุงุฑุญ ุนู ููู ุงูุญุฏูุฏ ูุดู ุงูุซูุงุจ ููุญููู
Artinya: “Sabar adalah menahan diri dari menggerutu, menahan lisan dari mengeluh, dan menahan anggota badan dari menampar pipi, merobek-robek baju dan sesamanya.”
Jadi, sabar tidak hanya di bibir, namun juga di hati dan anggota badan.
ู ุนุงุดุฑ ุงูู ุณูู ูู ุฑุญู ูู ุงููู
Ketiga ; dalam menyikapi terjadinya musibah, kita harus ridha dengan ketentuan Allah SUBHANAHU WA TAโALA .
Ibnu Majah dalam kitab Sunan Ibnu Majah, juz II, halaman 1338 meriwayatkan hadits yang berbunyi :
ุงู ุนุธู ุงูุฌุฒุงุก ู ุน ุนุธู ุงูุจูุงุก ูุฅู ุงููู ุงุฐุง ุงุญุจ ููู ุง ุงุจุชูุงูู ูู ู ุฑุถู ููู ุงูุฑุถุง ูู ู ุณุฎุท ููู ุงูุณุฎุท
Artinya: “Sesungguhnya besarnya balasan sesuai dengan besarnya ujian. Sesungguhnya, ketika Allรขh mencintai suatu kaum, Allah akan mengujinya. Siapa yang ridha, ia akan mendapatkan ridha Allah Subhanahu Wa Taโala. Siapa yang membencinya, ia akan mendapatkan kemurkaan Allah SUBHANAHU WA TAโALA .”
ู ุนุงุดุฑ ุงูู ุณูู ูู ุฑุญู ูู ุงููู
Sebagai manusia biasa, kita harus introspeksi diri dan evaluasi diri untuk segera bertobat dari segala dosa dan meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SUBHANAHU WA TAโALA . Karena bencana alam adalah peringatan Allah bagi kita semua, peringatan untuk meningkatkan ketakwaan, peringatan untuk meninggalkan dosa, dan peringatan agar kita bertobat kepada Allah SUBHANAHU WA TAโALA . Jika sekiranya kita beriman dan bertakwa, pastilah Allah akan melimpahkan kepada kita berkah dari langit dan bumi, karena itu mari kita mulai dari diri kita, keluarga, tetangga, dan jamaah kita, mulai dari yang paling mudah, dan mulai dari sekarang untuk meningkatkan ibadah kepada Allah SUBHANAHU WA TAโALA .
Semoga saudara-saudara kita yang terkena musibah diberi kesabaran, ketabahan, kekuatan, kemudahan dalam menghadapi semuanya. Semoga bencana alam berupa banjir, tanah longsor dan sejenisnya dapat segera berakhir. Ya Allah jadikanlah negeri ini menjadi kawasan yang aman dan selamat dari segala musibah, negara yang tentram, makmur, dan selalu mendapatkan perlindunganmu ya Allah. Negara yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, amรฎn ya rabbal โalamin.
ุจุงูุฑููู ุงูููู ูููู ููููู ู ููู ุงูููุฑูุขูู ุงูุนูุธูููู ูุ ููููููุนููููู ููุฅูููุงููู ู ุจูุงูุขูุงุชู ูุงูุฐูููุฑู ุงูุญูููููู ู.ย ุฅูููู ุชูุนุงูููู ุฌูููุงุฏู ููุฑูููู ู ู ููููู ุจูุฑูู ุฑูุคููููู ุฑูุญูููู ู
Khutbah Kedua:
ุงูููุญูู ูุฏู ูููููู ุฑูุจูู ุงููุนูุงููู ููููู ููุญูู ูุฏููู ููููุณูุชูุนููููููู ููููุณูุชูุบูููุฑููู ููููุชูููุจู ุงููููููู ููููุนูููุฐู ุจูุงูููู ู ููู ุดูุฑูููุฑู ุงูููููุณูููุง ููุณููููุฆูุงุชู ุงูุนูู ูุงููููุง ู ููู ููููุฏู ุงูููู ูููุงู ู ูุถูููู ูููู ููู ููู ููุถููููู ูููุงู ููุงุฏููู ูููู
ุงูุดูููุฏู ุงููู ูุงู ุงูููู ุงููุงูู ุงูููู ููุญูุฏููู ูุงู ุดูุฑููููู ูููู ููุงูุดูููุฏู ุงูููู ู ูุญูู ููุฏูุง ุนูุจูุฏููู ููุฑูุณููููููู ููุงูุตูููุงูุฉู ููุงูุณูููุงูู ู ุนูููู ููุจููููููุง ู ูุญูู ููุฏู ููุนูููู ุงููููู ููุงูุตูุญูุงุจููู ููู ููู ุชูุจูุนููู ุงูููู ููููู ู ุงูุฏูููููู.
ุงูู ููุง ุจูุนูุฏู : ููุง ุงููุง ุงููุงุณ ุงุชููุง ุงููู ููู ุง ุฃู ุฑุ ูุงูุชููุง ุนู ุง ููู ุนูู ูุญุฐุฑุ ูุงุนูู ูุง ุฃู ุงููู ุงู ุฑูู ุจุฃู ุฑ ุจุฏุงุก ููู ุจููุณู ูุซูู ุจู ูุงุกูุชู ุจูุฏุณู.
ููุงู ุชุนุงูู ุฃู ุงููู ูู ูุงุฆูุชู ูุตููู ุนูู ุงููุจู ูุงุงููุง ุงูุฐูู ุขู ููุง ุตููุง ุนููู ูุณูู ูุง ุชุณููู ุง.
ุงูููู ุตู ุนูู ุณูุฏูุง ู ุญู ุฏ ูุนูู ุงู ุณูุฏูุง ู ุญู ุฏ ูุนูู ุงูุจูุงุกู ูุฑุณูู ูู ูุงุกูุฉ ุงูู ูุฑุจูู ูุงูุตุญุงุจุฉ ูุงูุชุงุจุนูู ูุชุงุจุน ุงูุชุงุจุนูู ููู ุจุฅุญุณุงู ุฅูู ููู ุงูุฏูู ูุงุฑุถ ุนูุง ู ุนูู ุจุฑุญู ุชู ูุง ุงุฑุญู ุงูุฑุงุญู ูู.
ุงููููููู ูู ุงุบูููุฑู ููููู ูุณูููู ููููู ููุงููู ูุณูููู ูุงุชู, ููุงููู ูุคู ู ููููููู ููุงููู ูุคู ู ูููุงุชู, ุงูููุงูุญูููุงุกู ู ูููููู ู ููุงููุงูู ูููุงุชู, ุงูููููู ุณูู ูููุนู ููุฑูููุจู ู ูุฌูููุจู ุงูุฏููุนูููุงุชู, ููุง ููุงุถููู ุงููุญูุงุฌูุงุชู, ููุง ุฑุงูุน ุงูุฏุฑุฌุงุชุย ููููุง ููุงูููู ุงููู ูููู ููุงุชู.
ุงูููู ุงุนุฒ ุงูุงุณูุงู ูุงูู ุณูู ูู ูุงุฐู ุงูุดุฑู ูุงูู ุดุงุฑููู ูุงูุตุฑ ุนุจุงุฏู ุงูู ูุญุฏููุ ูุงูุตุฑ ู ู ูุตุฑ ุงูุฏูู ูุฃุฎุฐุง ู ู ุฎุฐู ุงูู ุณูู ูู ูุฏู ุฑ ุฃุนุฏุงุก ุงูุฏูู ุฒุงุนู ููู ุงุชู ุฅูู ููู ุงูุฏูู.
ุงูููู ุงุฏูุน ุนูุง ุงูุจูุงุก ูุงููุจุงุก ูุงูุฒูุงุฒู ูุณูุก ุงููุชูุฉ ูุงูู ุญู ู ุธูุฑ ู ููุง ูู ุง ุจุทู ุนู ุจูุฏูุง ุงูุฏูููุณูุงุฎุงุตุฉ ูุณุงุกุฑ ุจูุฏุงู ู ุณูู ูู ุนุงู ุฉ ุงูู ุนูู ูู ุดูุก ูุฏูุฑ.
ุฑุจูุง ุงุชูุง ูู ุงูุฏููุง ุญุณูุฉ ููู ุงูุขุฎุฑุฉ ุญุณูุฉ ูููุง ุนุฐุงุจ ุงููุงุฑ.
ุนุจุงุฏ ุงููู ! ุงูุงูู ูุงุกู ุฑูุง ุจุงูุนุฏู ุงูุฅุญุณุงู ูุฃุจูุงุก ุฐู ุงููุฑุจู ููููู ุนู ุงููุญุดุงุก ูุงูู ููุฑ ูุนุธูู ูุนููู ุชุฐูุฑูู ูุงุฐูุฑูุง ุงููู ุงูุนุธูู ูุฐูุฑูู ูุงุดูุฑูู ุนูู ูุนู ู ูุฒุฏูู ููุฐูุฑ ุงููู ุงูุจุฑ.












