KANALBERITA.COM – Upaya untuk mendorong para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi terus dilakukan. Salah satu di antaranya adalah kegiatan yang diselenggarakan para mahasiswa semester akhir dari Institut STIAMI Jakarta, yang menggelar seminar bertajuk “Meningkatkan Penjualan UMKM dengan E-Commerce” di Aula Kelurahan Sungai Bambu, Jakarta Utara, Sabtu (24/1/2026).
Seminar ini menjadi ruang edukasi bagi pelaku UMKM lokal untuk memahami strategi pemasaran digital dan pemanfaatan platform e-commerce sebagai sarana memperluas pasar. Kegiatan tersebut diikuti oleh 30 peserta yang sebagian besar berasal dari lingkungan sekitar Jakarta Utara.
Menurut penyelenggara Luky Dwi Utami & Siti Nuraini, seminar ini dilatarbelakangi oleh masih minimnya pemahaman sebagian UMKM terhadap pemanfaatan teknologi digital, meski peluang pasar daring semakin terbuka lebar. Padahal, e-commerce dinilai menjadi salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan jangkauan dan pendapatan usaha.
“Masih banyak UMKM yang belum optimal memanfaatkan e-commerce, baik dari sisi pemasaran, pengelolaan toko online, maupun penggunaan media sosial. Melalui seminar ini, kami ingin membantu pelaku UMKM agar lebih siap menghadapi tantangan bisnis di era digital,” ujar Luky.
Seminar ini menghadirkan dua narasumber berpengalaman di bidang bisnis digital yakni Agung Ramadhan, S.Kom dari PT Rafa Mandiri Globalindo serta Maimunah Husnan, CEO Adharez sekaligus Co-Founder VSO (Virgin Sachi Oil) dan Pemuda Pelopor DKI Jakarta.
Dalam pemaparannya, Agung menekankan pentingnya perubahan pola pikir pelaku UMKM dalam melihat bisnis online. Menurutnya, e-commerce bukan sekadar memindahkan produk ke platform digital, melainkan membutuhkan strategi yang terencana.
“Masuk ke e-commerce itu bukan hanya soal upload produk. UMKM perlu memahami optimasi SEO, pengelolaan toko online, hingga pelayanan pelanggan. Jika dikelola dengan serius, e-commerce bisa menjadi mesin pertumbuhan yang sangat efektif,” kata Agung.
Ia juga mendorong pelaku UMKM untuk mulai memanfaatkan data penjualan dan perilaku konsumen sebagai dasar pengambilan keputusan bisnis agar lebih tepat sasaran.
Sementara itu, Maimunah Husnan menyoroti peran media sosial dan digitalisasi dalam membangun kepercayaan konsumen. Menurutnya, kehadiran UMKM di dunia digital harus dibarengi dengan konsistensi konten dan kualitas layanan.
“Kepercayaan pelanggan adalah kunci. UMKM harus aktif membangun interaksi lewat media sosial, menyajikan konten yang relevan, serta memberikan respons yang cepat dan solutif. Digitalisasi bukan ancaman, tapi peluang besar untuk naik kelas,” ujar Maimunah.
Ia juga menambahkan bahwa integrasi antara bisnis offline dan online menjadi langkah strategis agar UMKM tetap kompetitif di tengah persaingan yang semakin ketat.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung aktif, dengan berbagai pertanyaan seputar kendala pemasaran digital, pengelolaan keuangan, hingga pemilihan marketplace yang sesuai dengan karakter produk.
Penyelenggara menyatakan bahwa pihaknya memiliki rencana tindak lanjut setelah kegiatan seminar ini. Mereka berencana bekerjasama dengan para ahli di bidangnya untuk program pendampingan dan inkubasi bagi peserta yang ingin meningkatkan kemampuan UMKM dalam e-commerce bersama dengan ahlinya.
Program pendampingan akan meliputi konsultasi langsung dengan mentor yang berpengalaman dalam e-commerce, bantuan dalam membuat rencana bisnis e-commerce, dan dukungan dalam mengelola toko online serta meningkatkan penjualan.
Sementara program inkubasi akan meliputi pelatihan intensif dalam e-commerce dan digital marketing, akses ke sumber daya dan jaringan yang relevan, serta dukungan dalam mengembangkan bisnis e-commerce. Panitia juga akan menyediakan akses ke platform e-commerce dan alat-alat yang dapat membantu peserta meningkatkan penjualan online. Penyelenggara berharap dengan adanya seminar ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi para peserta serta membuka wawasan betapa pentingnya meningkatkan penjualan dengan E-Commerce dan juga penyelenggara berharap para UMKM yang ikut serta seminar tersebut dapat mengimplementasikannya langsung setelah mengikuti acara seminar(*)













