Nasional

Menko Muhaimin: Penggantian Susu dengan Daun Kelor Masih Tahap Simulasi Program MBG

JAKARTA, Kanal Berita – Pemerintah tengah mengkaji berbagai alternatif dalam implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk kemungkinan penggunaan bahan pangan lokal seperti daun kelor sebagai pengganti susu. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko Pemmas) Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa kajian tersebut masih dalam tahap simulasi dan sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah.

“Ya itu masih proses semua, ya, simulasi. Sinkronisasi pusat, daerah, lokalitas,” ungkap Muhaimin seperti  dilansir Antara, Rabu.

Wacana pemanfaatan daun kelor ini sebelumnya mencuat setelah disampaikan oleh Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana. Dalam penjelasannya, Dadan menyoroti pentingnya adaptasi menu program MBG dengan potensi pangan lokal di masing-masing daerah. Menurutnya, tidak semua wilayah akan mendapatkan menu yang seragam, mengingat keberagaman sumber daya pangan yang tersedia di berbagai daerah Indonesia.

Dari segi nutrisi, Dadan menjelaskan bahwa telur ayam dapat menjadi sumber protein utama, sementara daun kelor berpotensi menggantikan peran susu sebagai sumber kalsium. Kajian ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mengoptimalkan pemanfaatan bahan pangan lokal dalam program MBG.

Menanggapi berbagai spekulasi yang berkembang, Menko Muhaimin menyatakan keyakinannya terhadap perhitungan yang dilakukan Badan Gizi Nasional terkait kandungan nutrisi dari setiap bahan makanan yang dipertimbangkan. Ia menekankan bahwa pemerintah terus melakukan simulasi untuk memastikan masyarakat sasaran mendapatkan asupan gizi yang seimbang.

“Tentu itu kewenangan badan gizi, tapi mereka pasti menghitung betul jumlah kalori, protein, kemudian karbonnya itu betul-betul seimbang. Karena itu simulasi ini terus dilakukan semoga sukses,” jelas Muhaimin.

Lebih lanjut, Menko Pemmas menggarisbawahi pentingnya mengutamakan bahan pangan lokal dalam implementasi program MBG. Menurutnya, pendekatan ini tidak hanya berkaitan dengan aspek gizi, tetapi juga memiliki potensi untuk menggerakkan roda perekonomian lokal, khususnya sektor UMKM.

“Tapi saya sebagai bagian dari proses itu berharap lokalitas itu digunakan. Kalau kelornya bagus, kelor. Kalau UMKM lokal terlibat, harus dilibatkan,” tegas Muhaimin.

Dalam pandangannya, program ini juga harus mendorong pengembangan sektor peternakan lokal, termasuk peternakan sapi perah, untuk menjamin ketersediaan susu dengan harga terjangkau di masa mendatang. “Peternak susu supaya murah, tumbuhkan. Jadi ke depan peternak susu harus tumbuh di daerah supaya terjangkau harganya,” tambahnya.

Program MBG sendiri merupakan salah satu inisiatif pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia. Melalui pendekatan yang mempertimbangkan potensi pangan lokal, program ini diharapkan tidak hanya dapat mencapai tujuan perbaikan gizi, tetapi juga mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat.

Saat ini, pemerintah masih terus melakukan kajian dan simulasi menyeluruh untuk memastikan program MBG dapat diimplementasikan secara efektif dengan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari kandungan gizi, ketersediaan bahan pangan, hingga dampak sosial-ekonomi bagi masyarakat. Keputusan final mengenai komposisi menu dan bahan pangan yang akan digunakan akan ditentukan setelah proses simulasi dan sinkronisasi selesai dilakukan.

Tim Redaksi

Recent Posts

Prabowo Undang Ketua Ormas Islam, Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas

Selama 3 jam pertemuan dengan Presiden Prabowo para ketua ormas Islam juga memberikan masukan dan…

1 jam ago

Rumah Aset MPR RI di Bandung Dibakar, Siti Fauziah Sayangkan Aksi Demo Anarkis

Rumah aset MPR RI tersebut merupakan salah satu bangunan cagar budaya yang dititipkan ke Pemkot…

7 jam ago

Demo di Jakarta Jadi Sorotan Media Internasional, Waspadai Dampak Buruk Ekonomi

JAKARTA, Kanal Berita - Gelombang demonstrasi masif yang berlangsung pada Kamis dan Jumat (28-29/8/2025) di…

13 jam ago

Google Vids Kini Hadir dengan Avatar AI dan Versi Gratis!

KANALBERITA.COM - Dunia produksi video terus berevolusi, dan Google tak mau ketinggalan. Dengan peluncuran fitur-fitur baru…

2 hari ago

Khutbah Jumat: Spirit Islam Dalam Unjuk Rasa

Unjuk rasa (demonstrasi) merupakan salah satu bentuk ekspresi kolektif yang dilakukan untuk menyuarakan aspirasi, protes,…

2 hari ago

PT Jababeka dan KKN UPB Desa Simpangan Gelar Seminar Hemat Energi

BEKASI, KANALBERITA.COM - PT Jababeka Infrastruktur bekerja sama dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pelita…

2 hari ago

This website uses cookies.