Nasional

Miris! dari Sarjana hingga Mantan DPRD Terjerat Sebagai Operator Judol di Luar Negeri

TANGERANG, Kanal Berita – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) belum lama ini mengungkapkan fakta mengejutkan tentang profil WNI yang bekerja sebagai operator judi daring di luar negeri. Dari total 4.730 kasus yang tercatat sejak 2020 hingga semester pertama 2024, mayoritas pelaku adalah generasi muda berusia 18-35 tahun dengan latar belakang pendidikan yang tidak terduga.

“Data kami menunjukkan bahwa mereka tidak hanya berpendidikan tinggi, bahkan ada pemegang gelar master dan mantan anggota DPRD yang terlibat dalam kasus ini,” ungkap Judha Nugraha, Direktur Pelindungan WNI dan BHI Kemlu RI dalam pernyataannya di Tangerang, Rabu.

Berdasarkan sebaran wilayah, para operator judi daring ini mayoritas berasal dari Sumatera Utara, Sulawesi Utara, Kalimantan Barat, dan Jawa Tengah, dengan Kamboja menjadi negara tujuan utama. Judha menambahkan bahwa sebagian besar pelaku berasal dari kalangan ekonomi menengah.

Sementara itu, Kadiv Hubinter Polri, Irjen Pol Krishna Murti Juarsa melaporkan perkembangan terbaru penanganan kasus serupa di Filipina. “Saat ini, 69 WNI telah teridentifikasi di Filipina, dengan dua orang ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak berwenang setempat karena terbukti sebagai produsen,” jelasnya.

Proses pemulangan para WNI dari Filipina dilakukan secara bertahap. Tahap pertama melibatkan 35 orang, terdiri dari 8 perempuan dan 27 laki-laki. Tahap kedua akan memulangkan 32 WNI lainnya, dijadwalkan pada 22-23 Oktober 2024.

Berikut adalah detail jadwal pemulangan tahap pertama:

– 22 Oktober 2024:
* 10 WNI via penerbangan SCOOT TR 2278
* 11 WNI via CEBU PACIFIC 5J-759 menuju Jakarta

– 23 Oktober 2024:
* 2 WNI ke Bandara Kualanamu, Medan
* 2 WNI ke Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta
* 3 WNI ke Bandara Sam Ratulangi, Manado
* 6 WNI menuju Jakarta

Krishna menegaskan bahwa upaya perlindungan WNI ini merupakan hasil kerja sama antara Kemlu dan Polri yang telah berlangsung sejak tahun 2020. Kasus ini menjadi peringatan serius tentang bahaya tawaran kerja di luar negeri yang berkedok gaji tinggi namun berujung pada praktik ilegal. (Antara)

Tim Redaksi

Recent Posts

Demo di Jakarta Jadi Sorotan Media Internasional, Waspadai Dampak Buruk Ekonomi

JAKARTA, Kanal Berita - Gelombang demonstrasi masif yang berlangsung pada Kamis dan Jumat (28-29/8/2025) di…

3 jam ago

Google Vids Kini Hadir dengan Avatar AI dan Versi Gratis!

KANALBERITA.COM - Dunia produksi video terus berevolusi, dan Google tak mau ketinggalan. Dengan peluncuran fitur-fitur baru…

1 hari ago

Khutbah Jumat: Spirit Islam Dalam Unjuk Rasa

Unjuk rasa (demonstrasi) merupakan salah satu bentuk ekspresi kolektif yang dilakukan untuk menyuarakan aspirasi, protes,…

2 hari ago

PT Jababeka dan KKN UPB Desa Simpangan Gelar Seminar Hemat Energi

BEKASI, KANALBERITA.COM - PT Jababeka Infrastruktur bekerja sama dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pelita…

2 hari ago

Sekjen PBB Kecam Serangan Israel ke Rumah Sakit yang Tewaskan Tenaga Medis & Jurnalis

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres dengan tegas mengecam serangan Israel pada Senin (25/8)…

2 hari ago

Mahasiswa KKN UPB Sosialisasikan Literasi Keuangan dan Bahaya Bank Emok di Desa Simpangan

BEKASI, KANALBERITA.COM — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pelita Bangsa (UPB) 2025 menggelar sosialisasi…

2 hari ago

This website uses cookies.