KANALBERITA.COM – Serangan udara menghantam sebuah sekolah perempuan di Provinsi Hormozgan, Iran, pada Sabtu (28/2/2026), menewaskan sedikitnya 85 siswa. Peristiwa tragis ini terjadi di Minab, kota yang juga menjadi lokasi markas Garda Revolusi Iran. Hingga kini, Gedung Putih belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden tersebut.
Tayangan dari media sosial menampilkan gambaran mengerikan puing-puing sekolah dasar yang luluh lantak akibat bombardir. Serangan udara ini diduga merupakan bagian dari operasi yang lebih luas, menargetkan beberapa titik di Iran, termasuk area di dekat kantor Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan Presiden Masoud Pezeshkian. Asap pekat terlihat membumbung dari ibu kota Iran, sementara laporan dari Reuters mengindikasikan bahwa serangan terjadi secara serentak di berbagai wilayah negara tersebut.
Pihak berwenang Iran masih terus berupaya mengkonfirmasi jumlah pasti korban dan skala kerusakan yang diakibatkan oleh serangan udara tersebut. Sementara itu, dunia internasional menanti respons resmi dari Washington dan Tel Aviv mengenai peristiwa ini. Detail lebih lanjut mengenai korban jiwa dan kerusakan material masih dalam proses verifikasi oleh otoritas setempat.











