Ilustrasi berat badan
JAKARTA, Kanal Berita – Mengelola berat badan menjadi tantangan tersendiri bagi mereka yang telah memasuki usia 50 tahun. Namun, hal tersebut bukanlah hal yang mustahil untuk diatasi dengan pendekatan yang tepat.
Dr. Archana Batra, seorang ahli gizi dan pendidik diabetes bersertifikat, menjelaskan bahwa kesulitan mengatur berat badan di usia tersebut terkait erat dengan beberapa perubahan biologis. Perubahan massa otot, ketidakseimbangan hormon, dan penurunan metabolisme menjadi faktor utama yang perlu diperhatikan.
Pada usia 50-an, tubuh mengalami penurunan kadar hormon yang signifikan. Pria mengalami penurunan testosteron, sementara wanita mengalami penurunan estrogen yang dapat memicu penumpukan lemak dan berkurangnya massa otot. Kondisi ini diperparah dengan melambatnya metabolisme yang mengakibatkan tubuh tidak secepat dulu dalam membakar kalori.
Namun, terdapat beberapa strategi yang bisa diterapkan untuk mengatasi tantangan tersebut. Pertama, diperlukan pengawasan ketat terhadap asupan kalori harian. Penggunaan aplikasi pencatat makanan dan pemilihan piring berukuran lebih kecil bisa menjadi cara praktis mencegah konsumsi berlebihan.
Langkah berikutnya adalah menerapkan program olahraga yang tepat. Aktivitas seperti Pilates, yoga, dan peregangan sangat dianjurkan untuk meningkatkan fleksibilitas dan keseimbangan tubuh. Selain itu, olahraga seperti bersepeda, berenang, menari, dan jalan kaki juga penting untuk menjaga kesehatan jantung.
Faktor kunci lainnya adalah pemilihan nutrisi yang tepat. Diet yang kaya protein sangat penting untuk menjaga massa otot. Konsumsi rutin ikan berlemak seperti salmon dan mackerel, ditambah dengan biji-bijian seperti chia, kenari, rami, dan almond, serta sayuran hijau seperti kangkung dan bayam sangat dianjurkan karena kaya nutrisi namun rendah kalori.
“Menurunkan berat badan di usia 50 bukanlah tugas yang mudah, tetapi Anda dapat melakukannya dengan meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan dengan berfokus pada gaya hidup yang positif, olahraga teratur, dan diet yang seimbang. Perlu diingat, perjalanan ini mungkin membutuhkan waktu, tetapi strategi yang tepat dapat membantu Anda,” tegas Dr. Archana. (Hindustan Times)
JAKARTA, Kanal Berita - Gelombang demonstrasi masif yang berlangsung pada Kamis dan Jumat (28-29/8/2025) di…
KANALBERITA.COM - Dunia produksi video terus berevolusi, dan Google tak mau ketinggalan. Dengan peluncuran fitur-fitur baru…
Unjuk rasa (demonstrasi) merupakan salah satu bentuk ekspresi kolektif yang dilakukan untuk menyuarakan aspirasi, protes,…
BEKASI, KANALBERITA.COM - PT Jababeka Infrastruktur bekerja sama dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pelita…
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres dengan tegas mengecam serangan Israel pada Senin (25/8)…
BEKASI, KANALBERITA.COM — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pelita Bangsa (UPB) 2025 menggelar sosialisasi…
This website uses cookies.