KANALBERITA.COM – Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) dilaporkan telah menyusun rencana strategis untuk melakukan operasi militer intensif selama tiga hari ke wilayah Iran. Langkah ini diambil di tengah meningkatnya tensi hubungan antara kedua negara yang memicu perhatian global pada awal Oktober 2026.
Berdasarkan laporan The New York Times, militer AS telah merumuskan berbagai opsi serangan yang menyasar infrastruktur krusial Iran. Target-target tersebut meliputi fasilitas persenjataan rudal, drone milik Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), hingga aset energi dan pusat komando militer negara tersebut.
Diskusi mengenai rencana aksi militer ini telah melibatkan para pejabat senior keamanan nasional Amerika Serikat. Pertemuan strategis terkait persiapan opsi serangan tersebut telah dilaksanakan di Camp David pada Jumat (2/10/2026).
Di sisi lain, Komando Pusat AS (CENTCOM) dikabarkan telah menerima instruksi untuk mematangkan kesiapan tempur jika keputusan akhir untuk menyerang diambil oleh otoritas tertinggi. Presiden AS Donald Trump sendiri hingga saat ini belum memberikan keputusan final mengenai pelaksanaan operasi tersebut.
Rencana Operasi Militer Strategis
Rencana serangan ini dilaporkan berfokus pada durasi singkat namun dengan intensitas tinggi selama kurang lebih tiga hari. Meski persiapan militer terus dimatangkan, Presiden Trump menyatakan bahwa pihaknya tidak akan melakukan tindakan penyerangan ke Iran sebelum pemilihan paruh waktu mendatang.
Dalam sebuah pernyataan melalui platform Truth Social, Presiden Trump menyampaikan bahwa saat ini Washington dan Teheran sedang mengupayakan langkah diplomatik. Ia mengungkapkan bahwa saat ini Amerika Serikat dan Iran tengah melakukan diskusi yang produktif pada Kamis (8/10/2026).
Sebagai langkah antisipasi dan penguatan posisi di kawasan, AS berencana menempatkan tiga kapal induk di Timur Tengah dalam waktu dekat. Hingga saat ini, upaya diplomasi masih berjalan beriringan dengan kesiapan militer yang terus diperbarui oleh pihak Pentagon sesuai arahan strategis.
Wartawan Senior yang masih aktif menulis dan pernah bekerja di sejumlah media seperti Majalah Percikan Iman, Media Official Persib.













