GARUT, Kanal Berita – Acara Pesta Rakyat rangkaian pesta pernikahan Wakil Bupati Garut Putri Karlina dengan Maula Akbar putra dari Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengakibatkan tiga korban tewas. Tiga korban tewas yakni dua warga sipil dan satu anggota Polri dalam insiden Pesta Rakyat rangkaian pernikahan pejabat di Pendopo, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada Jumat, (18/7/2025).
Wakil Bupati Garut Luthfianisa Putri Karlina dan suaminya Maula Akbar menyatakan siap diperiksa kepolisian. Terkait rangkaian pesta pernikahannya di Pendopo Kabupaten Garut hingga menimbulkan tiga korban jiwa.
“Polisi akan memeriksa semuanya. Bahkan kalau pun saya diperiksa, saya pasti harus diperiksa,” kata Putri di rumah dinas Wakil Bupati Garut, dilansir dari RRI, Senin (21/7/2025).
Lebih jauh ia dan suaminya saat ini sebagai pemangku kegiatan tersebut siap bertanggung jawab, terutama terhadap korban, dan keluarga korban yang ditinggalkan. Salah satunya dengan mendatangi keluarga korban kemudian memberikan bantuan.
Panitia penyelenggara maupun pemangku kepentingan acara tersebut, kata dia, sudah mempersiapkan yang terbaik agar bisa berjalan lancar. Namun ternyata di luar itu terjadi insiden.
“Selaku panitia, selaku pemangku hajat, kami sudah mempersiapkan yang terbaik, namun takdir sudah berkata, maka kami harus hadapi. Dan kami harus menerima dengan penuh tanggung jawab,” katanya.
Diketahui ribuan warga dari berbagai kalangan masyarakat sudah berkerumun memadati kawasan tempat diselenggarakannya Panggung Hiburan Rakyat. Hal ini memicu kericuhan akibat berdesakan di gerbang utama memasuki kawasan Pendopo.
Adapun korban meninggal dunia yakni Vania Aprilia (8 tahun) warga Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota, Dewi Jubaedah (61 tahun) warga Kecamatan Sukawening, dan anggota Polri Cecep Saepul Bahri. Ayah korban Vania, Apidin mengatakan kejadian yang menimpa anak tersayangnya dianggap sebagai musibah dan tidak akan mengajukan tuntutan hukum kepada siapapun. [ ]