Regional

BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Suhu Ekstrem di Atas 34°C

69
×

BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Suhu Ekstrem di Atas 34°C

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi cuaca panas

JAKARTA, KANALBERITACOM – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait gelombang panas yang melanda berbagai wilayah Indonesia, dengan suhu maksimal harian yang diprediksi melampaui 34 derajat Celsius pada hari Minggu ini.

Prakirawati BMKG, Zen Putri, dalam keterangannya di Jakarta pada Minggu, mengungkapkan bahwa wilayah Surabaya dan sekitarnya di Jawa Timur menjadi area yang paling perlu diwaspadai karena diprediksi mengalami suhu panas maksimum di atas 34 derajat Celsius.

“Kondisi suhu panas maksimum lebih dari 34 derajat Celcius diprediksi terjadi di wilayah Surabaya, Jawa Timur dan sekitarnya yang setidaknya berlangsung dalam beberapa jam ke depan, atau puncaknya pada tengah hari nanti pukul 12.00 WIB,” jelas Zen Putri.

Tidak hanya Surabaya, tim meteorologi BMKG juga mencatat beberapa kota besar lainnya yang mengalami suhu tinggi mencapai lebih dari 33 derajat Celsius. Kota-kota tersebut meliputi Semarang, Pangkal Pinang, Yogyakarta, Serang, Palembang, dan Jakarta.

Kondisi yang lebih mengkhawatirkan tercatat dalam pengamatan 24 jam terakhir, di mana empat wilayah mengalami suhu ekstrem di atas 36 derajat Celsius. Wilayah-wilayah tersebut adalah sebagian besar Tanjung Selor di Kalimantan Utara, Kota Palu di Sulawesi Tengah, Berau di Kalimantan Timur, dan Deli Serdang di Sumatera Utara.

Menurut analisis BMKG, fenomena cuaca panas ini dipicu oleh kombinasi beberapa faktor meteorologis, antara lain minimnya tutupan awan, masa peralihan musim kemarau, dan pergerakan semu matahari yang saat ini berada di atas garis khatulistiwa. Meski demikian, BMKG menegaskan bahwa kondisi ini masih tergolong dalam kategori normal dan tidak berdampak pada perubahan pola musim di Indonesia.

Menghadapi kondisi cuaca ekstrem ini, BMKG mengeluarkan sejumlah imbauan kepada masyarakat untuk meminimalkan dampak negatif yang mungkin timbul. Langkah utama yang direkomendasikan adalah menjaga asupan cairan tubuh secara optimal.

BMKG mengimbau masyarakat untuk mengonsumsi air secara cukup dan teratur guna mencegah dehidrasi, terutama bagi mereka yang menjalankan aktivitas di luar ruangan.

Selain itu, penggunaan perlengkapan pelindung diri juga sangat dianjurkan. Masyarakat disarankan menggunakan pelindung seperti topi atau payung untuk melindungi kepala dan tubuh bagian atas, kacamata hitam untuk melindungi mata, serta tabir surya bila diperlukan untuk melindungi kulit dari paparan sinar Ultra Violet (UV).

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sembarangan di lahan kosong, kawasan hutan, maupun area penampungan sampah, mengingat kondisi cuaca panas dapat meningkatkan risiko kebakaran.

Kepada pemerintah daerah, BMKG merekomendasikan untuk melakukan penyiraman darat secara rutin guna mengurangi potensi kebakaran akibat terik matahari di kawasan hutan, lahan, maupun tempat pembuangan akhir sampah.

Untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi terkini mengenai kondisi cuaca dan analisis suhu panas, BMKG menyediakan berbagai kanal informasi yang dapat diakses setiap hari. Masyarakat dapat mengakses aplikasi daring infoBMKG, media sosial infoBMKG, atau menghubungi langsung kantor BMKG terdekat untuk mendapatkan update terbaru.

Dengan adanya peringatan dini ini, diharapkan masyarakat dapat mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat untuk menjaga kesehatan dan keselamatan selama periode cuaca panas ekstrem berlangsung.

Sumber : Antara

Example 300x600