Bisnis

Masyarakat Masih Andalkan Pinjol, Nilainya Hampir Seratus Triliun Rupiah

×

Masyarakat Masih Andalkan Pinjol, Nilainya Hampir Seratus Triliun Rupiah

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi keuangan
Ilustrasi keuangan

KANALBERITA.COM  –  Minat masyarakat Indonesia terhadap pinjaman daring (pinjol) terus menunjukkan tren yang signifikan. Menurut data terbaru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga bulan Januari 2026, total nilai outstanding pinjaman industri fintech lending dilaporkan mencapai Rp98,54 triliun, atau mengalami pertumbuhan sebesar 25,52 persen secara tahunan.

Penggunaan dana pinjaman online semakin meluas, mencakup berbagai keperluan mulai dari modal usaha hingga pembiayaan konsumtif. Peningkatan ini mendorong para pelaku industri untuk lebih fokus pada pengelolaan risiko yang cermat dan menjaga kualitas kredit agar tetap optimal. Sejumlah platform fintech kini mengutamakan strategi yang berlandaskan pada aspek fundamental, terutama dalam proses penyaluran kredit yang lebih selektif.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah penyempurnaan sistem underwriting. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa setiap pembiayaan yang disalurkan tepat sasaran dan memiliki keberlanjutan jangka panjang. Pendekatan ini menjadi krusial dalam menjaga kesehatan industri.

Fokus pada Kualitas Kredit dan Jangkauan Layanan

Presiden Direktur PT JULO Teknologi Finansial, Harri Suhendra, menekankan pentingnya kualitas kredit sebagai pilar utama industri pinjaman online di masa depan. “Karena itu kami terus menyempurnakan proses underwriting untuk memastikan penyaluran kredit yang tepat guna dan berkelanjutan,” ungkapnya.

JULO mencatat Tingkat Keberhasilan Bayar 90 hari (TKB90) sebesar 99 persen pada Januari 2026. Angka ini mencerminkan kualitas kredit yang terjaga dengan baik meskipun terjadi peningkatan dalam penyaluran pembiayaan. Perusahaan juga aktif dalam pelaporan ke Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) sebagai bagian dari upaya memperkuat transparansi dan tata kelola.

Seiring dengan pertumbuhan industri, penetrasi layanan kredit digital juga semakin merata di seluruh wilayah Indonesia. Hingga tahun 2025, aplikasi JULO telah diunduh lebih dari 25,6 juta kali di berbagai platform. Platform ini melayani 3,29 juta pengguna di seluruh Indonesia, termasuk di daerah terpencil, dengan lebih dari 25 persen pinjaman disalurkan di luar Pulau Jawa. Dana yang telah disalurkan mencapai lebih dari Rp27 triliun untuk berbagai keperluan produktif dan konsumtif.

Example 300x600