HeadlineNasional

Pemerintah Jamin Renovasi Pesantren dan Madrasah Terdampak Bencana Cisarua

×

Pemerintah Jamin Renovasi Pesantren dan Madrasah Terdampak Bencana Cisarua

Sebarkan artikel ini
Menag Nasaruddin Umar (tengah( memberikan keterangan kepada para wartawan

KANALBERITA.COM –  Kementerian Agama (Kemenag) menyatakan kesiapan untuk merehabilitasi dan merenovasi fasilitas pendidikan, seperti madrasah dan pesantren, yang mengalami kerusakan akibat bencana longsor dan banjir di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Langkah ini juga mencakup institusi yang sementara dialihfungsikan sebagai pusat penampungan dan layanan kemanusiaan bagi para penyintas bencana.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan komitmen pemerintah untuk mendampingi keluarga besar madrasah dan pesantren agar tidak merasa sendirian dalam menghadapi dampak bencana ini. “Yang segera menyusul adalah rehabilitasi dan renovasi madrasah serta masjid. Kami pastikan keluarga besar madrasah tidak akan merasa sendirian,” ujar Menag Nasaruddin Umar dalam keterangan tertulis di Jakarta pada Senin, 2 Februari 2026.

Menag memberikan apresiasi tinggi kepada para pengelola madrasah dan pesantren yang telah membuka ruang pendidikan mereka untuk keperluan kemanusiaan yang mendesak. Menurutnya, keterlibatan lembaga pendidikan dalam penanganan bencana memberikan pelajaran kemanusiaan yang berharga bagi siswa dan santri.

“Ini menjadi pembelajaran kemanusiaan yang luar biasa bagi para siswa dan santri. Kepedulian ini adalah nilai yang sangat berharga,” tutur Menag.

Ia menekankan bahwa Kemenag akan terus memantau proses pemulihan pascabencana dan memastikan perbaikan fasilitas pendidikan segera dilaksanakan setelah masa tanggap darurat berakhir. Tujuannya adalah untuk mengembalikan kenyamanan aktivitas belajar mengajar bagi para santri.

Pemulihan Fasilitas Pendidikan Pasca Bencana

“Pascabencana akan tetap kami kawal agar aktivitas pendidikan dapat kembali berjalan normal dan nyaman,” tegas Nasaruddin.

Ia juga menambahkan bahwa perbaikan kelas akan dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya untuk memperbaiki kerusakan fisik, tetapi juga untuk menciptakan suasana baru yang kondusif bagi santri setelah fasilitas tersebut digunakan untuk keperluan penanganan bencana. “Begitu masa operasi kemanusiaan ini selesai, kita langsung lakukan renovasi,” katanya.

Dalam kunjungan ke lokasi bencana, Menag Nasaruddin Umar juga memberikan dukungan mental dan spiritual kepada keluarga korban. Ia mengajak masyarakat untuk bersabar dan meyakini bahwa para korban yang meninggal dalam musibah ini akan mendapatkan tempat yang mulia di sisi Tuhan. “Orang yang meninggal karena tertimbun runtuhan termasuk dalam kategori syuhada. Insya Allah mereka diterima di sisi Allah Swt,” ujar Nasaruddin.

Menag berharap peran strategis madrasah dan pesantren sebagai pusat pendidikan sekaligus pusat kemanusiaan dapat terus diperkuat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama di masa-masa sulit.

 

Example 300x600
Khutbah Jumat
Headline

Oleh: KH.Drs.Abdurahman Rasna,MA* *penulis adalah mubligh, penulis serta pengasuh pesantren di Banten   Khutbah Pertama:   الحَمْدُ للهِ الَّذِي هَدَى الْمُتَّقِيْنَ الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ وَفَضَّلَهُمْ بِالْفَوْزِ…