KANALBERITA.COM – Meta dilaporkan sedang mengembangkan perangkat inovatif berupa liontin yang didukung oleh kecerdasan buatan (AI). Perusahaan teknologi ini dikabarkan akan memulai fase uji coba perangkat tersebut pada tahun depan, seiring dengan upaya mereka memperkuat lini produk wearable.
Akuisisi Limitless oleh Meta sebelumnya telah mengindikasikan komitmen perusahaan untuk mempercepat pengembangan perangkat wearable yang terintegrasi dengan AI. Langkah ini sejalan dengan visi Meta untuk menciptakan ekosistem perangkat cerdas yang lebih terintegrasi dan canggih.
Hingga saat ini, Meta belum merilis pernyataan resmi terkait detail spesifikasi atau fitur lengkap dari liontin AI yang tengah dikembangkan. Namun, bocoran ini semakin memperkuat spekulasi mengenai arah inovasi Meta di sektor teknologi wearable.
Perluasan Ekosistem Wearable dan Strategi Bisnis Meta
Selain fokus pada pengembangan liontin AI, Meta juga berencana untuk memperluas jangkauan lini kacamata pintar berbasis AI miliknya. Lebih lanjut, perusahaan ini dikabarkan sedang menyiapkan peluncuran layanan berlangganan baru yang ditujukan untuk segmen bisnis, dengan nama “Wearables for Work”.
Melalui serangkaian pengembangan produk yang direncanakan ini, Meta tampaknya berupaya untuk meningkatkan kinerja unit bisnis Reality Labs. Unit yang berfokus pada pengembangan perangkat keras ini dilaporkan mengalami kerugian finansial yang signifikan, mencapai sekitar 4 miliar dolar AS pada kuartal pertama tahun 2026.














