KANALBERITA.COM – Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Cisarua, Bandung Barat, secara signifikan menghambat upaya pencarian 82 warga yang dilaporkan tertimbun longsor pada Sabtu dini hari. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat menyatakan kondisi cuaca ekstrem ini menyulitkan tim gabungan Basarnas dan SAR dalam melakukan evakuasi.
Selain kendala cuaca, pergerakan tanah yang masih terjadi dan kondisi tanah yang lembek memerlukan kehati-hatian ekstra dalam penempatan alat berat. Koordinasi akses menuju titik longsor terus dilakukan oleh BPBD dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk memastikan jalur yang aman.
Area pencarian yang membentang sekitar tiga kilometer, dari kawasan puncak hingga sisi kiri lereng, menambah kompleksitas proses evakuasi. Tim gabungan harus bekerja ekstra hati-hati mengingat luasnya area terdampak dan potensi risiko susulan.
Akibat bencana longsor tersebut, sekitar 400 warga Desa Pasirlangu terpaksa mengungsi. Kebutuhan mendesak yang dilaporkan di lokasi pengungsian meliputi matras, selimut, dan bahan kebutuhan pokok. Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mulai menyalurkan bantuan logistik.
Hingga Sabtu (24/1/2026) pukul 15.50 WIB, data sementara mencatat sembilan warga meninggal dunia. Puluhan rumah warga dilaporkan tertimbun material longsor dan lumpur, menimbulkan kerugian material yang signifikan bagi masyarakat setempat.














