KANALBERITA.COM – Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno, Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, tutup usia pada Senin (2/3) di usia 90 tahun 3 bulan. Beliau mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, pada pukul 06.58 WIB, setelah mengalami penurunan kondisi kesehatan yang signifikan.
Meskipun telah mendapatkan perawatan intensif dari tim medis, upaya tersebut belum berhasil mencegah kepergian almarhum. Jantung almarhum berhenti berdetak pada pukul 06.58 WIB, mengakhiri masa baktinya di dunia.
Jenazah Jenderal Try Sutrisno rencananya akan disemayamkan di rumah duka RSPAD, sebelum kemudian dibawa ke rumah duka di Jalan Purwakarta Nomor 6, Menteng, Jakarta Pusat. Detail mengenai waktu pelaksanaan salat jenazah dan prosesi pemakaman akan diumumkan lebih lanjut setelah ada keputusan dari pihak keluarga.
Profil Singkat dan Latar Belakang
Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno memiliki rekam jejak karier militer yang panjang dan cemerlang. Beliau pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dan Panglima ABRI sebelum akhirnya terpilih menjadi Wakil Presiden RI mendampingi Presiden Soeharto pada periode 1993-1998.
Selama masa kepemimpinannya, Try Sutrisno dikenal sebagai sosok yang tegas namun bijaksana. Beliau juga pernah menjadi perbincangan publik terkait momen interaksi dengan Presiden Joko Widodo yang terekam dalam sebuah video.
Keluarga besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) telah menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian salah satu putra terbaik bangsa ini. Selain itu, tokoh-tokoh nasional lainnya, termasuk Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, dan Imigrasi, Yusril Ihza Mahendra, serta Istana Kepresidenan, juga turut menyampaikan belasungkawa dan mengajak masyarakat untuk mendoakan almarhum.
Kepergian Jenderal Try Sutrisno meninggalkan duka yang mendalam bagi Indonesia, yang kehilangan seorang negarawan yang telah mengabdikan diri bagi bangsa dan negara.








