InternasionalTeknologi

Meta dan YouTube Hadapi Sidang Gugatan Dampak Kesehatan Mental Anak

×

Meta dan YouTube Hadapi Sidang Gugatan Dampak Kesehatan Mental Anak

Sebarkan artikel ini

KANALBERITA.COM–  Raksasa media sosial Meta dan YouTube kini dalam proses tuntutan di Pengadilan Tinggi Los Angeles, Amerika Serikat, menyusul tuduhan serius mengenai dampak negatif platform mereka terhadap kesehatan mental anak-anak.

Sidang perdana yang dimulai pada Senin waktu setempat ini bertujuan untuk mengungkap apakah perusahaan teknologi tersebut menciptakan “mesin kecanduan” yang merugikan pengguna di bawah umur, seperti yang diklaim oleh penggugat.

Dalam argumen pembukaannya, pengacara penggugat Mark Lanier menyatakan bahwa Meta dan YouTube secara sengaja merancang fitur-fitur platform mereka demi keuntungan bisnis, tanpa mempertimbangkan risiko yang ditimbulkan. Kliennya, seorang remaja yang identitasnya dirahasiakan sebagai K.G.M., dilaporkan mengalami gangguan kesehatan mental yang parah akibat ketergantungan pada media sosial

“Perusahaan-perusahaan ini membangun mesin yang dirancang untuk membuat otak anak-anak kecanduan, dan mereka melakukannya dengan sengaja,” kata Lanier.

Bukti-bukti internal yang terungkap dalam persidangan memberikan gambaran mengenai target bisnis yang ambisius. Sebuah email dari CEO Meta, Mark Zuckerberg, pada tahun 2015, misalnya, menunjukkan tuntutan agar “waktu yang dihabiskan pengguna meningkat sebesar 12%” untuk mencapai tujuan perusahaan.

Lebih lanjut, YouTube dituduh sengaja memfokuskan penawaran konten pada platform utamanya, bukan pada YouTube Kids, guna memaksimalkan pemasangan iklan yang berpotensi mendatangkan tarif lebih tinggi. Hal ini juga disebut sebagai upaya untuk memanfaatkan orang tua yang mencari “layanan pengasuhan anak digital.”

Di sisi lain, tim pembela dari Meta dan YouTube membantah bahwa kecanduan anak merupakan akibat langsung dari kelalaian perusahaan. Pengacara Meta, Paul Schmidt, meminta juri untuk mempertimbangkan faktor-faktor lain yang memengaruhi latar belakang pribadi K.G.M., termasuk riwayat trauma dan kekerasan domestik yang dialaminya sejak usia dini. Schmidt menyajikan catatan medis yang menunjukkan K.G.M. telah menerima terapi sejak usia tiga tahun akibat kekerasan dari orang tua, penelantaran, serta perundungan yang dialaminya.

Implikasi Luas untuk Industri Teknologi

Persidangan yang diperkirakan akan berlangsung selama enam minggu ini memiliki implikasi yang sangat besar, tidak hanya bagi para terdakwa tetapi juga bagi industri teknologi secara keseluruhan. Hasil dari kasus ini berpotensi menjadi acuan bagi ribuan gugatan serupa yang diajukan oleh keluarga, jaksa negara bagian, dan distrik sekolah di seluruh Amerika Serikat.

Daftar saksi yang akan dihadirkan pun mencakup tokoh-tokoh penting di industri teknologi, termasuk Mark Zuckerberg (Meta), Adam Mosseri (Instagram), dan Neal Mohan (YouTube). Para juri juga diharapkan akan mendengar kesaksian dari mantan karyawan Meta yang kini menjadi whistleblower terkait isu kecanduan di platform tersebut.

Hingga kini, perusahaan teknologi tersebut tetap berpegang pada argumen bahwa mereka tidak bertanggung jawab atas konten yang dibuat oleh pihak ketiga berdasarkan hukum federal. Sementara itu, Snapchat dan TikTok dilaporkan telah mencapai kesepakatan damai dengan pihak penggugat pada bulan sebelumnya dan tidak lagi menjadi tergugat dalam kasus ini.

Example 300x600