BANDUNG, Kanal Berita – – Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Bandung secara resmi melantik tiga Wakil Rektor untuk periode jabatan 2026–2030 dalam upacara yang digelar pada Senin (2/3/2026) di Aula Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung. Pelantikan ini menandai dimulainya fase baru kepemimpinan yang difokuskan pada penguatan tata kelola, peningkatan mutu akademik, serta pengembangan institusi secara terarah dan berkelanjutan.
Ketiga wakil rektor yang dilantik adalah Dr. Ami Kamila, S.ST., M.Kes sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Riset, Dr. Angga Wilandika, S.Kep., Ners., M.Kep sebagai Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya, serta Yayat Hidayat, S.Kep., Ners., M.Kep sebagai Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Al Islam Kemuhammadiyahan.
Lebih dari Sekadar Pelantikan Struktural
Rektor UNISA Bandung, Prof. Dr. Sitti Syabariyah, S.Kp., MS.Biomed, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar agenda administratif rutin. Menurutnya, momen ini merupakan bagian dari konsolidasi kepemimpinan strategis untuk mempercepat pencapaian target-target penting universitas.
“Hari ini adalah hari yang penuh makna. Bukan sekadar pelantikan struktural, melainkan peneguhan amanah dan komitmen kolektif untuk mengantarkan Universitas ‘Aisyiyah Bandung menuju perguruan tinggi yang kuat secara sistem, matang dalam tata kelola, dan progresif dalam pengembangan mutu,” tegas Rektor dalam keterangan tertulis, Senin (2/3/2026).
Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa pelantikan para wakil rektor bukan hanya transisi kepemimpinan biasa, melainkan langkah strategis dalam roadmap pengembangan institusi jangka panjang.
Target Prodi Unggul dalam Waktu Dekat
Rektor juga memaparkan fokus utama kepemimpinan pada tahun pertama periode 2026-2030, yaitu percepatan pencapaian Program Studi (Prodi) Unggul. Target ini ditetapkan sebagai fondasi penting menuju peningkatan akreditasi institusi secara keseluruhan.
“Target kita jelas: minimal satu prodi unggul dalam waktu terdekat, dan fondasi kuat bagi prodi-prodi lainnya untuk menyusul secara sistematis dan terukur,” ujar Prof. Sitti Syabariyah.
Strategi bertahap ini menunjukkan pendekatan yang realistis namun ambisius, di mana pencapaian satu prodi unggul akan menjadi contoh dan pendorong bagi program studi lainnya untuk meningkatkan kualitas secara berkelanjutan.
Tiga Pilar Pengembangan Institusi
Selain penguatan akademik, Rektor UNISA Bandung menyoroti tiga pilar penting lainnya yang akan menjadi fokus pengembangan institusi. Pertama adalah diversifikasi pendapatan, yang menjadi kunci keberlanjutan finansial universitas di tengah tantangan ekonomi yang dinamis.
Kedua, implementasi tata kelola berbasis digital yang akan meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan institusi. Dan ketiga, penguatan pembinaan mahasiswa berbasis nilai-nilai Al Islam Kemuhammadiyahan sebagai ciri khas perguruan tinggi ‘Aisyiyah.
Rektor menegaskan pentingnya memposisikan mahasiswa bukan hanya sebagai objek layanan pendidikan, tetapi sebagai subjek aktif dalam proses transformasi institusi.
“Mahasiswa bukan hanya objek layanan, tetapi subjek transformasi,” tambah Prof. Sitti Syabariyah dengan tegas.
Pernyataan ini mencerminkan paradigma baru dalam pengelolaan perguruan tinggi di mana mahasiswa dilibatkan secara aktif dalam proses pengembangan dan perubahan institusional.
Harapan Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Jabar
Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Jawa Barat, Dra. Hj. Ia Kurniati, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar jajaran Wakil Rektor yang baru dilantik mampu menjaga sinergi yang kuat dengan organisasi Persyarikatan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.
Ia juga menekankan pentingnya peran UNISA Bandung dalam memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat, sejalan dengan misi amal usaha ‘Aisyiyah di bidang pendidikan.
“Kepemimpinan di perguruan tinggi ‘Aisyiyah harus mampu menghadirkan kemajuan yang terukur sekaligus menjaga nilai dan karakter keislaman sebagai fondasi,” ujar Dra. Hj. Ia Kurniati, Senin (2/3/2026).
Pernyataan ini menegaskan bahwa kemajuan institusi harus berjalan seiring dengan pemeliharaan identitas keislaman yang menjadi ruh dari perguruan tinggi ‘Aisyiyah.
Kepemimpinan Adaptif dan Berbasis Kinerja
Ketua Majelis Pendidikan Tinggi Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Dr. Sulistyaningsih, S.KM., MH.Kes, turut memberikan penekanan pada pentingnya kepemimpinan yang adaptif dan berorientasi pada kinerja konkret.
“Perguruan tinggi hari ini dituntut responsif terhadap perubahan. Karena itu, tata kelola yang profesional, penguatan riset, dan budaya mutu harus menjadi arus utama dalam setiap kebijakan,” ungkap Dr. Sulistyaningsih, Senin (2/3/2026).
Pernyataan ini menggarisbawahi tantangan yang dihadapi perguruan tinggi di era yang terus berubah dengan cepat. Kemampuan untuk beradaptasi, berinovasi, dan mempertahankan standar mutu yang tinggi menjadi kunci keberhasilan institusi pendidikan tinggi masa kini.
Komposisi Kepemimpinan Strategis
Dengan pelantikan ketiga wakil rektor ini, struktur kepemimpinan UNISA Bandung periode 2026-2030 telah lengkap dengan pembagian tugas yang jelas dan strategis.
Dr. Ami Kamila sebagai Wakil Rektor I akan memimpin bidang Akademik dan Riset, yang merupakan jantung dari kegiatan universitas. Posisi ini sangat krusial dalam mengembangkan kurikulum, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta mendorong produktivitas riset dosen dan mahasiswa.
Dr. Angga Wilandika sebagai Wakil Rektor II akan menangani bidang Sumber Daya, baik sumber daya manusia maupun sumber daya lainnya. Posisi ini vital dalam memastikan bahwa universitas memiliki tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang berkualitas, serta pengelolaan aset dan keuangan yang optimal.
Sementara Yayat Hidayat sebagai Wakil Rektor III akan fokus pada Kemahasiswaan dan Al Islam Kemuhammadiyahan. Bidang ini penting untuk memastikan bahwa mahasiswa tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga dalam aspek karakter, kepribadian, dan nilai-nilai keislaman.
Dukungan Penuh dari Berbagai Pihak
Acara pelantikan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan penting, menunjukkan dukungan penuh terhadap kepemimpinan baru UNISA Bandung. Hadir dalam acara tersebut Ketua Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah beserta sekretaris, jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat, jajaran Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Jawa Barat, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UNISA Bandung, serta seluruh pimpinan harian dan sivitas akademika UNISA Bandung.
Kehadiran berbagai pihak ini mencerminkan pentingnya momentum pelantikan ini dan harapan besar yang diemban oleh kepemimpinan baru untuk membawa UNISA Bandung ke level yang lebih tinggi.
Tantangan dan Optimisme ke Depan
Dengan bekal visi yang jelas, dukungan dari Persyarikatan, dan komitmen untuk transformasi, ketiga wakil rektor yang baru dilantik diharapkan dapat membawa perubahan signifikan bagi UNISA Bandung. Fokus pada prodi unggul, penguatan riset, tata kelola digital, dan pembinaan mahasiswa berbasis nilai Islam akan menjadi kunci keberhasilan dalam empat tahun ke depan.
Ke depan, publik akan melihat bagaimana kepemimpinan baru ini menerjemahkan visi dan komitmen menjadi aksi nyata yang berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.[ ]














