KANALBERITA.COM – Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pengembangan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Rumah Kreatif BUMN (RKB) Demak kembali menyelenggarakan kegiatan pemberdayaan melalui pelatihan bertajuk “Pelatihan Anti Boncos! Cara Mengatur Keuangan Usaha dengan Tepat” yang dilaksanakan pada Minggu, 6 April 2026, bertempat di Aula Rumah Kreatif BUMN Demak.
Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 20 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha di Kabupaten Demak yang antusias mengikuti sesi pembelajaran mengenai pengelolaan keuangan usaha secara efektif dan berkelanjutan. Pelatihan ini menjadi salah satu langkah nyata BRI melalui Rumah Kreatif BUMN dalam meningkatkan literasi keuangan para pelaku usaha agar mampu menjalankan bisnis secara lebih sehat, profesional, dan berdaya saing.
Dalam menjalankan usaha, tidak sedikit pelaku UMKM yang masih menghadapi tantangan dalam mengatur keuangan, mulai dari belum adanya pencatatan keuangan yang terpisah antara kebutuhan pribadi dan usaha, pengelolaan arus kas yang kurang optimal, hingga minimnya perencanaan anggaran usaha. Kondisi tersebut kerap menjadi penyebab utama usaha mengalami kerugian atau yang sering dikenal dengan istilah “boncos”.
Melalui pelatihan ini, peserta mendapatkan pemahaman praktis mengenai pentingnya pengelolaan keuangan usaha yang tepat, mulai dari cara menyusun laporan keuangan sederhana, mengelola cash flow, menentukan prioritas pengeluaran usaha, hingga strategi menjaga kestabilan keuangan agar bisnis dapat terus berkembang.
Materi pelatihan disampaikan secara interaktif oleh narasumber dari talent yang memiliki pengalaman dalam pendampingan dan pengembangan UMKM. Para peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi langsung mengenai tantangan keuangan yang mereka hadapi dalam menjalankan usaha sehari-hari.
Pemimpin Cabang BRI, Fajrul Haq, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BRI dalam mendorong UMKM agar dapat naik kelas dan memiliki fondasi bisnis yang lebih kuat, khususnya dari sisi pengelolaan keuangan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu para pelaku UMKM agar tidak hanya fokus pada peningkatan penjualan, tetapi juga memahami pentingnya tata kelola keuangan usaha yang sehat. Banyak usaha yang sebenarnya memiliki potensi besar, namun mengalami kendala karena pengelolaan keuangan yang belum optimal. Dengan pemahaman yang tepat, pelaku usaha dapat lebih bijak dalam mengambil keputusan bisnis dan menghindari risiko kerugian,” ujar Fajrul Haq.
Ia menambahkan bahwa Rumah Kreatif BUMN tidak hanya menjadi wadah pelatihan, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi dan pendampingan bagi UMKM agar dapat berkembang secara berkelanjutan.
“BRI melalui Rumah Kreatif BUMN akan terus menghadirkan berbagai program pemberdayaan, baik melalui pelatihan, pendampingan, maupun akses terhadap pengembangan pasar dan digitalisasi usaha. Kami ingin UMKM di Demak semakin tangguh, adaptif, dan mampu bersaing di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang,” tambahnya.
Pelatihan ini juga menjadi bagian dari upaya BRI dalam memperkuat ekosistem UMKM sebagai salah satu pilar penting pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan peningkatan kapasitas pelaku usaha, diharapkan UMKM dapat semakin berkontribusi dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Melalui kegiatan ini, Rumah Kreatif BUMN Demak berharap para pelaku UMKM dapat lebih disiplin dalam mengelola keuangan usaha serta mampu menerapkan ilmu yang diperoleh untuk menjaga keberlangsungan bisnis mereka dalam jangka panjang.
Pelatihan ini memberikan edukasi mengenai pengelolaan arus kas, pemisahan keuangan pribadi dan usaha, penyusunan anggaran, serta strategi menjaga stabilitas keuangan usaha agar UMKM dapat terus tumbuh dan terhindar dari risiko kerugian usaha.
Pemimpin Cabang BRI, Fajrul Haq, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BRI melalui Rumah Kreatif BUMN untuk mendorong UMKM naik kelas melalui penguatan kapasitas usaha dan pendampingan berkelanjutan.














