KANALBERITA.COM – Kepala Departemen Perakitan dan Penjahitan Kiswah Kakbah, Salah Al-Sulami, mengonfirmasi bahwa seluruh rangkaian proses produksi kain penutup Kakbah yang baru di Makkah telah mencapai tahap akhir penyelesaian. Pekerjaan ini melibatkan persiapan lapisan dasar berbahan katun putih pada keempat sisi Kakbah yang kemudian dipadukan dengan panel sutra bersulam kaligrafi serta motif khas Islami.
Proses perakitan dilakukan dengan ketelitian tinggi untuk memastikan setiap bagian kain terpasang secara sempurna. Seluruh komponen sutra disusun sedemikian rupa agar membentuk kesatuan Kiswah yang utuh dan estetis sebelum dipasang nantinya.
Dalam pengerjaannya, tim teknis menggunakan teknologi mesin jahit berskala besar yang diklaim sebagai salah satu yang terpanjang di dunia. Mesin ini dirancang khusus untuk menangani material sutra berukuran besar dengan presisi tinggi guna menjaga kualitas jahitan.
Teknologi laser juga disematkan pada sistem kontrol mesin untuk memandu alur jarum dan benang secara otomatis. Hal ini dilakukan demi menjaga akurasi pola serta keselarasan jahitan di seluruh permukaan kain Kiswah yang sangat luas.
Teknologi Jahit Modern
“Setiap panel sutra berukuran sekitar 14 meter kali satu meter dan dirakit dengan tepat menjadi Kiswah lengkap menggunakan sistem jahit canggih,” ujar Salah Al-Sulami dalam keterangannya, Senin (15/6/2026).
Penggunaan sistem berbasis laser ini memungkinkan tim untuk meminimalisir kesalahan manusia dalam proses produksi. Dengan selesainya tahap ini, Kiswah tersebut siap melalui tahapan akhir sebelum proses penggantian rutin dilakukan sebagai bagian dari tradisi tahunan di Masjidil Haram.








