KANALBERITA.COM – Mengonsumsi secangkir teh jahe hangat setelah makan siang diketahui efektif untuk meredakan keluhan kembung, begah, serta mual sekaligus membantu proses pencernaan. Manfaat kesehatan ini disampaikan oleh para ahli gizi sebagai solusi alami untuk menjaga kenyamanan saluran cerna.
Berdasarkan penjelasan ahli gizi Whitney Stuart, jahe mengandung senyawa aktif berupa gingerol dan shogaol yang berperan mempercepat pengosongan lambung. Proses ini memungkinkan asupan makanan berpindah ke usus halus dengan lebih efisien.
“Jahe mengandung senyawa aktif gingerol dan shogaol yang membantu mempercepat pengosongan lambung, sehingga makanan bergerak lebih efisien dari lambung ke usus halus,” ujar Stuart pada Senin (20/7/2026).
Selain itu, jahe memiliki sifat karminatif yang mampu merelaksasi otot polos usus sehingga gas yang tertahan dapat lebih mudah dikeluarkan. Berbagai penelitian kecil pun menunjukkan bahwa konsumsi minuman ini dapat mengurangi gejala dispepsia fungsional, seperti rasa penuh, nyeri, serta sensasi terbakar pada ulu hati setelah makan.
Optimalkan dengan pola hidup sehat
Para ahli menegaskan bahwa teh jahe bukanlah pengganti obat medis, melainkan pendukung kesehatan pencernaan yang perlu diimbangi dengan gaya hidup yang baik. Ahli gizi Nicole Ibarra menyarankan agar masyarakat tetap disiplin makan secara perlahan guna meminimalisir udara yang tertelan saat mengunyah.
Di samping itu, menjaga hidrasi tubuh dengan mencukupi kebutuhan cairan, aktif bergerak, serta mampu mengelola stres dengan baik menjadi kunci utama dalam menjaga fungsi saluran cerna tetap optimal. Kombinasi antara konsumsi jahe dan pola hidup teratur dinilai dapat secara signifikan meningkatkan kenyamanan tubuh setelah beraktivitas atau menyantap hidangan utama.








