Kesehatan

Durasi Tidur yang Tak Ideal Bisa Bikin Organ Tubuh Cepat Menua

×

Durasi Tidur yang Tak Ideal Bisa Bikin Organ Tubuh Cepat Menua

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi efek tidur terhadap kesehatan

KANALBERITA.COM – Penelitian terbaru dari Columbia University Irving Medical Center mengungkapkan bahwa durasi tidur yang terlalu singkat maupun terlalu lama dapat mempercepat proses penuaan biologis pada hampir seluruh organ tubuh manusia. Para ilmuwan menemukan bahwa menjaga waktu tidur ideal antara 6,4 hingga 7,8 jam per hari merupakan kunci untuk menjaga kesehatan organ yang optimal.

Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Nature ini menggunakan data dari 23 jam biologis yang berbeda untuk memantau kecepatan penuaan pada otak, jantung, paru-paru, serta sistem metabolisme tubuh. Peneliti memanfaatkan pembelajaran mesin untuk menganalisis data setengah juta peserta dari UK Biobank guna mengidentifikasi pola penuaan yang berkaitan dengan kebiasaan istirahat.

Dalam analisisnya, para ahli mencatat adanya pola berbentuk U, di mana individu dengan durasi tidur kurang dari 6 jam atau lebih dari 8 jam cenderung mengalami penuaan biologis lebih cepat. Hal ini menunjukkan bahwa keseimbangan durasi tidur sangat vital dalam mendukung koordinasi otak dan tubuh agar tetap berfungsi dengan baik.

Pemimpin penelitian, Junhao Wen, menjelaskan pentingnya hubungan antara gaya hidup dan kesehatan jangka panjang. “Studi kami menunjukkan bahwa terlalu sedikit dan terlalu banyak tidur dikaitkan dengan penuaan yang lebih cepat di hampir setiap organ, yang mendukung gagasan bahwa tidur penting dalam menjaga kesehatan organ dalam jaringan otak-tubuh yang terkoordinasi,” ujar Junhao Wen pada Agustus 2026.

Manfaat tidur bagi organ

Penggunaan jam biologis memungkinkan ilmuwan untuk memprediksi risiko penyakit dengan lebih akurat dibandingkan sekadar mengandalkan usia kronologis. Dengan melacak protein dan data pencitraan medis, peneliti dapat melihat bagaimana pola tidur yang buruk berisiko memicu berbagai masalah kesehatan serius.

Gangguan tidur yang tidak teratur telah dikaitkan dengan berbagai kondisi kesehatan, seperti depresi, kecemasan, obesitas, diabetes tipe 2, hingga penyakit kardiovaskular. Selain itu, masalah pencernaan seperti gastritis juga kerap ditemukan pada individu dengan pola tidur yang tidak ideal.

Penelitian ini memberikan wawasan baru bahwa durasi tidur bukan sekadar masalah kenyamanan, melainkan bagian integral dari fisiologi tubuh manusia. Dengan memahami jalur biologis antara pola tidur dan kesehatan organ, para ilmuwan berharap dapat mengembangkan pendekatan terapeutik yang lebih personal untuk mencegah penuaan dini dan penyakit kronis di masa depan.

Example 300x600