HeadlineTeknologi

OpenAI Hadirkan Fitur Integrasi Aktivitas Mac ke Dalam Memori ChatGPT

×

OpenAI Hadirkan Fitur Integrasi Aktivitas Mac ke Dalam Memori ChatGPT

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi
Ilustrasi pengguna MacOS

KANALBERITA.COM – Salah satu perusahaan kecerdasan buatan, OpenAI, resmi meluncurkan fitur terbarunya yang  bernama Computer History.  Fitur ini memungkinkan pengguna komputer khususnya macOS untuk menyinkronkan aktivitas komputer mereka langsung ke dalam memori ChatGPT. Inovasi ini dirancang untuk memberikan konteks yang lebih personal bagi pengguna dengan cara melacak interaksi aplikasi dan situs web secara otomatis.

Fitur tersebut kini tersedia bagi pelanggan paket Pro, Business, dan Enterprise di perangkat Mac. Namun, layanan ini belum dapat diakses oleh pengguna yang berada di wilayah Uni Eropa, Swiss, serta Inggris.

Berbeda dengan teknologi pemantauan layar atau perekaman suara, fitur ini memanfaatkan antarmuka pemrograman aplikasi aksesibilitas MacOS. Teknologi ini secara spesifik mencatat tindakan seperti klik, pengetikan, pintasan papan tik, serta peralihan antar aplikasi untuk diproses sebagai memori berbasis konteks.

Pengguna memiliki kendali penuh untuk menentukan aplikasi atau situs mana yang boleh dilacak, serta memiliki kebebasan untuk menghapus riwayat aktivitas kapan saja. Terkait keamanan data, OpenAI memberikan peringatan tegas bahwa file riwayat aktivitas tidak terenkripsi secara khusus oleh fitur tersebut dan berpotensi diakses oleh program lain yang berjalan di bawah akun pengguna yang sama.

Cara Kerja dan Privasi Data

Sistem ini bekerja dengan cara menyintesis aktivitas pengguna secara berkala menjadi ringkasan yang tersimpan secara lokal di sistem pengguna. OpenAI menegaskan bahwa mereka tidak menyimpan file aktivitas tersebut untuk tujuan pelatihan model kecuali diwajibkan oleh ketentuan hukum yang berlaku.

Pihak perusahaan menyatakan bahwa ringkasan aktivitas tersebut diproses di cloud namun tetap disimpan di perangkat lokal pengguna, pada pertengahan Agustus 2026. Meskipun demikian, fitur ini tetap memicu perdebatan mengenai privasi karena sifatnya yang mencatat jejak aktivitas digital secara mendalam. Hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai kapan fitur serupa akan tersedia bagi pengguna sistem operasi Windows maupun perangkat seluler.

Example 300x600