BANDUNG, Kanal Berita – Informasi dari berbagai media menunjukkan bahwa Kota Bandung mencatat angka penderita HIV/AIDS tertinggi di Jawa Barat dalam lima tahun terakhir. Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) mencatat ada 9.784 kasus positif HIV di Kota Bandung. Angka ini naik 20 hingga 30 persen setiap tahunnya. Lebih dari seribu kasus terdeteksi sebagian besar penderitanya berada di usia produktif.
Menanggapi hal ini anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung Fraksi Partai NasDem, dr. Agung Firmansyah Sumantri menyampaikan ini sebuah alarm darurat bagi semua pihak. Menurut Agung, angka ini bukan sekadar statistik, melainkan potret nyata dari masalah yang sangat kompleks dan mendesak.
“Penyebabnya beragam, mulai dari kurangnya edukasi, perilaku berisiko, hingga stigma yang masih kuat di masyarakat,” imbuh Agung dalam keterangan tertulis, Rabu (30/7/2025).

Untuk itu fraksinya mendukung Pemerintah Kota Bandung untuk segera mengambil langkah-langkah konkret, yang pertama melakukan edukasi menyeluruh dimana tingkatkan program sosialisasi dan edukasi tentang bahaya HIV/AIDS secara masif, khususnya di kalangan remaja dan usia produktif.
“Yang kedua memberikan akses layanan Kesehatan untuk memastikan setiap warga Kota Bandung dapat dengan mudah mengakses layanan tes dan pengobatan HIV tanpa rasa takut dan diskriminasi.
Sementara yang ketiga dengan melakukan kolaborasi lintas sektor. Hal ini dimaksudkan untuk melibatkan seluruh pihak, termasuk lembaga pendidikan, tokoh agama, dan organisasi masyarakat, untuk bersama-sama memerangi penyebaran HIV/AIDS.
“Kita tidak boleh membiarkan Kota Bandung terus terpuruk dalam masalah ini. Fraksi NasDem berkomitmen untuk terus mengawal dan memastikan setiap kebijakan yang diambil berpihak pada kesehatan masyarakat. Mari kita bersama-sama jadikan Kota Bandung sebagai kota yang sehat, peduli, dan bebas dari stigma,”pungkasnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, data dari Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kota Bandung Jawa Barat (Jabar) mencatat dalam kurun waktu lima tahun terakhir jumlah kasus penderita HIV/AIDS, terus mengalami lonjakan, bahkan angkanya menjadi yang tertinggi di wilayah Jabar. HIV/AIDS adalah kondisi medis serius yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh manusia.
Data dari KPA Kota Bandung tercatat dari tahun 1991 hingga Januari 2025 telah ditemukan 9.784 kasus HIV positif, angka ini mengalami peningkatan 20 hingga 30 persen per tahun. Dari jumlah kasus HIV/AIDS di Kota Bandung tersebut, sebanyak 65 persen atau 6.370 ODHIV dinilai telah patuh dalam menjalani pengobatan ARV, sedangkan 35 persen yang lainnya masuk kategori Lost to Follow.
“Banyaknya kasus HIV/AIDS tersebut merupakan dampak dari semakin masifnya pemeriksaan atau skrining di fasilitas kesehatan,” ungkap Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung Sony Adam dilansir dari metrotvnews, Selasa (29/7/2025). [ ]