KANALBERITA.COM– Bank Indonesia (BI) akan menyediakan 270 beasiswa pendidikan kebanksentralan pada tahun 2026 bagi mahasiswa di tiga perguruan tinggi negeri (PTN) di Sulawesi Selatan. Program ini menunjukkan peningkatan kuota dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 255 penerima.
Tiga PTN yang menjadi mitra dalam penyaluran beasiswa ini adalah Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Islam Negeri (UIN), dan Universitas Negeri Makassar (UNM). Masing-masing universitas akan mendapatkan alokasi sebanyak 80 mahasiswa jenjang Sarjana (S1).
Khusus untuk Universitas Hasanuddin, terdapat penambahan kuota sebanyak 30 mahasiswa untuk jenjang Diploma 3 (D3) dan Diploma 4 (D4). Setiap penerima beasiswa akan mendapatkan bantuan dana sebesar Rp1 juta per bulan hingga masa studi mereka selesai.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Rizki Ernadi Wimanda, menyatakan bahwa program ini bertujuan untuk mencetak generasi muda yang mampu menjadi agen perubahan, khususnya dalam sektor kebanksentralan.
Fokus Program Beasiswa dan Tahapan Seleksi
Program beasiswa ini memiliki tiga fokus utama dalam kerja sama antara Bank Indonesia dan PTN penerima. Pertama, adalah peningkatan literasi kebanksentralan di kalangan mahasiswa. Kedua, adalah dukungan terhadap kegiatan penelitian yang relevan. Ketiga, adalah pemberian bantuan pendidikan secara langsung.
Setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU), tahapan selanjutnya adalah seleksi administrasi yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 13 hingga 15 April 2026. Seleksi ini ditujukan bagi mahasiswa yang saat ini berada di semester 3 hingga semester 7.
Prioritas utama dalam seleksi ini diberikan kepada mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu secara ekonomi, namun tetap menunjukkan prestasi akademik yang baik. Universitas Hasanuddin, sebagai salah satu penerima, akan segera mengumumkan detail teknis dan pendaftaran untuk calon penerima beasiswa dalam waktu dekat, setelah berkonsultasi dengan Bank Indonesia.














