Otomotif

CEO Toyota Berencana Menyederhanakan Jajaran Model Mobil demi Efisiensi Bisnis

×

CEO Toyota Berencana Menyederhanakan Jajaran Model Mobil demi Efisiensi Bisnis

Sebarkan artikel ini

KANALBERITA.COM – CEO baru Toyota, Kenta Kon, menyatakan niatnya untuk memangkas jumlah varian model mobil yang dinilai terlalu banyak guna meningkatkan efisiensi serta keuntungan perusahaan di Amerika Serikat, Jumat (19/6/2026).

Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi restrukturisasi perusahaan agar menjadi produsen otomotif yang lebih ramping. Kenta Kon menyoroti bahwa ekspansi jajaran produk yang tidak terkendali dalam beberapa tahun terakhir justru telah membebani biaya operasional perusahaan.

Dalam pengamatannya pada divisi pengembangan, Kenta Kon menemukan adanya masalah terkait semakin banyaknya spesifikasi dan varian berbeda yang diproduksi, yang pada akhirnya memicu kenaikan biaya operasional, ujar dia pada Jumat, 19 Juni 2026.

Saat ini, Toyota memang menawarkan jumlah varian yang sangat masif, seperti pada model 4Runner yang mencapai 12 versi dan Grand Highlander dengan 10 varian. Perusahaan kini mulai meninjau ulang produk-produk yang dianggap tidak memberikan kontribusi signifikan terhadap profitabilitas.

Evaluasi Ulang Jajaran Produk

Sebagai langkah awal dari evaluasi tersebut, Toyota telah membatalkan rencana produksi sedan listrik dari konsep Lexus LF-ZC yang semula dijadwalkan meluncur pada 2027. Keputusan tersebut didasari oleh berbagai pertimbangan, termasuk prediksi permintaan pasar yang rendah terhadap model tersebut.

Beberapa model lainnya juga masuk dalam radar pengamatan karena angka penjualan yang kurang memuaskan. Toyota Mirai, misalnya, tercatat hanya terjual sebanyak 210 unit di Amerika Serikat sepanjang tahun lalu. Angka ini jauh tertinggal dibandingkan model lain seperti GR86 yang mencatatkan penjualan 576 unit hanya dalam satu bulan.

Selain itu, model Toyota Crown dan varian Toyota Tundra turut menjadi sorotan. Meskipun Tundra memiliki 10 varian berbeda dengan berbagai konfigurasi, volume penjualannya yang berada di angka 150.000 unit per tahun dinilai belum sebanding dengan kompleksitas varian yang ditawarkan. Toyota kini berfokus untuk menyusun daftar kandidat model yang akan dihentikan produksinya agar struktur bisnis lebih ramping dan menguntungkan.

Example 300x600