Kesehatan

Studi Ungkap Keterkaitan Bermain Internet Berlebihan dengan Stres dan Suasana Hati

×

Studi Ungkap Keterkaitan Bermain Internet Berlebihan dengan Stres dan Suasana Hati

Sebarkan artikel ini

KANALBERITA.COM – Sebuah penelitian dari University of Duisburg-Essen menemukan bahwa durasi penggunaan internet yang berlebihan memiliki keterkaitan erat dengan penurunan suasana hati serta peningkatan tingkat stres pada individu. Studi ini dilakukan terhadap 900 orang dewasa di Jerman yang dipantau pola aktivitas daringnya sejak Oktober 2021 hingga Agustus 2024.

Penelitian ini mengkategorikan penggunaan internet peserta ke dalam kelompok patologis, berisiko, atau tidak bermasalah berdasarkan wawancara diagnostik yang dilakukan. Penggunaan dikategorikan bermasalah apabila aktivitas daring tersebut telah menimbulkan tekanan signifikan serta mengganggu rutinitas harian para peserta.

Selama dua pekan masa observasi, partisipan diminta mencatat suasana hati, tingkat stres, serta durasi waktu yang dihabiskan untuk berbagai aktivitas daring setiap malam. Hasilnya menunjukkan bahwa individu dengan tingkat penggunaan internet yang lebih intens cenderung melaporkan kondisi psikologis yang lebih buruk dan lebih banyak mengabaikan tanggung jawab di luar dunia maya.

Penulis studi, Andreas Oelker, menyatakan bahwa dorongan sesaat untuk mengakses internet menjadi faktor penentu utama perilaku daring dibandingkan hanya dipengaruhi oleh stres atau suasana hati semata, Kamis (30/7/2026).

Kaitan Dorongan Daring dan Kesehatan

Temuan ini mengindikasikan bahwa hari-hari dengan dorongan mengakses internet yang kuat akan diikuti dengan waktu daring yang lebih lama serta pengabaian aktivitas lain yang lebih tinggi. Perasaan lega atau kesenangan yang didapatkan setelah berselancar di dunia maya diduga memperkuat siklus perilaku tersebut, sehingga individu semakin sulit mengendalikan keinginan mereka.

Namun, para peneliti menegaskan bahwa studi observasional ini belum dapat memastikan adanya hubungan sebab-akibat antara penggunaan internet dengan penurunan kesehatan mental. Silke M. Müller, salah satu penulis riset lainnya, menekankan bahwa hanya sebagian kecil dari pengguna internet secara keseluruhan yang benar-benar mengembangkan pola penggunaan bersifat patologis.

Hasil penelitian ini memberikan perspektif baru dibandingkan riset sebelumnya yang mengamati penggunaan internet pada tingkat populasi yang lebih luas. Hingga saat ini, para ahli masih terus melakukan kajian mendalam untuk memahami bagaimana konektivitas digital memengaruhi fungsi eksekutif dan kesejahteraan psikologis manusia dalam jangka panjang.

Example 300x600