KANALBERITA.COM – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mendorong optimalisasi industri wellness sebagai peluang pertumbuhan ekonomi kreatif baru di Indonesia. Strategi ini diambil seiring dengan meningkatnya tren gaya hidup sehat di masyarakat yang membutuhkan produk serta layanan berkualitas berbasis kekayaan lokal.
Pemerintah memandang bahwa wellness tidak sekadar berkaitan dengan kesehatan fisik, namun mencakup pula keseimbangan jiwa, raga, dan gaya hidup. Dengan memanfaatkan kekayaan budaya seperti jamu serta minuman tradisional, pelaku ekonomi kreatif dinilai mampu menciptakan nilai tambah yang kompetitif di pasar domestik maupun internasional.
Irene menekankan bahwa transformasi budaya lokal menjadi pengalaman ekonomi kreatif merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem industri di tanah air. Hal ini juga menjadi bentuk respon nyata terhadap perubahan pola konsumsi masyarakat yang kini menaruh perhatian lebih besar pada sektor kesehatan.
“Kalau kita lihat, salah satu peluang ekonomi kreatif adalah wellness. Ini sangat selaras dengan gaya hidup yang berkembang, bukan hanya untuk Indonesia, tetapi juga untuk negara-negara lain,” ujar Irene saat memberikan keterangan di Jakarta, Selasa (25/8/2026).
Integrasi Budaya dalam Wellness
Pengembangan potensi ini tercermin melalui pelaksanaan Festival Merah Putih yang mengintegrasikan berbagai subsektor kreatif. Melalui pilar raga, rasa, dan raya, festival tersebut menjadi wadah bagi pelaku usaha, komunitas, dan generasi muda untuk berkolaborasi dalam menciptakan ekosistem kreatif yang berkelanjutan.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, para pelaku ekonomi kreatif dipertemukan dengan masyarakat luas melalui ajang kuliner, produk lokal, hingga seni tradisional. Model kegiatan semacam ini dinilai efektif untuk memperluas jangkauan pasar bagi produk kreatif yang berbasis pada kearifan lokal.
Managing Director Bimasena, Adriel Simorangkir, turut menegaskan bahwa dukungan terhadap ekosistem kreatif merupakan agenda berkelanjutan untuk memajukan ekonomi lokal. Festival ini dirancang agar generasi muda dapat semakin mencintai serta melestarikan budaya Nusantara melalui berbagai aktivitas yang relevan dengan perkembangan zaman.
Ke depannya, pengembangan ekonomi kreatif berbasis wellness diharapkan mampu mengubah kekayaan tradisi menjadi produk yang memiliki daya saing tinggi. Fokus pada kesehatan holistik ini diproyeksikan menjadi pilar penting bagi para pelaku usaha ekraf untuk terus berinovasi di masa depan.
Wartawan Senior yang pernah bekerja di sejumlah media seperti BagikanBerita com dan menjadi Pemimpin Redaksi di Majalah Percikan Iman







