KANALBERITA.COM – Universitas Al Azhar Kairo memberikan apresiasi mendalam terhadap komitmen Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam upaya mencetak sumber daya manusia unggul yang menganut ajaran moderat (wasathiyah).
Apresiasi ini juga mencakup upaya percepatan pengembangan SDM menuju Indonesia Emas 2045, khususnya bagi ribuan mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di Al Azhar.
Wakil Grand Syaikh Al Azhar, Prof. Dr. Muhammad Abdurrahman Ad-Duwaini, menyatakan bahwa dukungan pemerintah Indonesia sangat krusial dalam menghasilkan ulama-ulama berkualitas di masa mendatang. Pernyataan ini disampaikan saat menerima delegasi ASFA Foundation di Kairo pada Minggu (8/2/2026).
Selain Prof. Ad-Duwaini, delegasi ASFA Foundation juga bertemu dengan Grand Mufti Mesir, Prof. Dr. Nadhir Muhammad Ayyadh. Delegasi tersebut terdiri dari 45 pimpinan pesantren dari 22 provinsi di Indonesia yang mengikuti pendidikan intensif, serta 150 mahasiswa program magister dan doktor Al Azhar yang menerima beasiswa dari Lazis ASFA.
Dalam pesannya kepada para calon ulama dan pimpinan pesantren, Prof. Ad-Duwaini menekankan pentingnya penguasaan ilmu yang mendalam dan komprehensif agar mampu menghadapi berbagai tantangan zaman. Beliau menuturkan, “Ulama harus menjadi teladan. Jadilah ulama yang membawa nilai wasathiyah (moderat), penuh hikmah, dan santun dalam berdakwah.”
Ia juga mengingatkan mengenai prinsip kehati-hatian dalam berfatwa, karena ketergesaan tanpa pemahaman akar permasalahan dapat berujung pada kemunduran umat. Senada dengan hal tersebut, Grand Mufti Syaikh Nadhir Ayyadh menegaskan bahwa fatwa hendaknya memberikan kemudahan, namun tetap teguh pada prinsip syariat.
Apresiasi mendalam juga disampaikan kepada Ketua Dewan Pembina ASFA Foundation, H. Samsudin Andi Arsyad atau Haji Isam, atas perhatian luar biasanya dalam memberikan bantuan berkelanjutan bagi mahasiswa internasional.
“Kami mendoakan agar Allah senantiasa menjaga beliau serta memberikan kemudahan dan taufik dalam segala usahanya. Dukungan beliau terhadap program kolaborasi ASFA dan Al Azhar sangat dirasakan manfaatnya,” kata Prof. Ad-Duwaini.
Kerja sama antara Al Azhar dan ASFA Foundation ini merupakan buah inisiasi dari almarhum Komjen Pol (Purn) Syafruddin Kambo. Sinergi ini telah membuahkan hasil nyata, termasuk penyelenggaraan wisuda internasional selama dua tahun berturut-turut pada November 2024 dan November 2025, yang diikuti oleh lebih dari 1.900 wisudawan dari 46 negara.
Sumber : Antara








