Unik

Kulkas Manusia Jadi Solusi Pekerja Jepang Hadapi Gelombang Panas

×

Kulkas Manusia Jadi Solusi Pekerja Jepang Hadapi Gelombang Panas

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi kulkas manusia

KANALBERITA.COM – Gelombang panas ekstrem yang melanda Jepang memicu inovasi penggunaan bilik pendingin khusus atau dikenal sebagai kulkas manusia untuk menjaga keselamatan serta kesehatan pekerja. Perangkat yang diberi nama Do Hiemon Box tersebut kini banyak diaplikasikan di area konstruksi, pabrik, hingga gudang sebagai cara instan mendinginkan suhu tubuh di tengah cuaca yang menyengat.

Perangkat berbentuk bilik mirip telepon umum ini bekerja dengan menyemprotkan udara dingin ke arah pengguna agar suhu tubuh kembali stabil dalam hitungan menit. Sejak diluncurkan pada awal tahun ini, distributor Trusco Nakayama dilaporkan telah menjual lebih dari 300 unit dengan harga jual sekitar 1,5 juta yen atau setara Rp167 juta per unit.

Tingginya permintaan terhadap teknologi pendingin ini tidak terlepas dari fenomena cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi di Jepang dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah setempat bahkan telah mengeluarkan peringatan khusus terkait suhu panas yang mencapai 40 derajat Celsius dengan istilah “hari yang sangat kejam panasnya” atau kokushobi.

Salah satu pekerja gudang, Isao Tabuchi, mengungkapkan pengalamannya menggunakan perangkat tersebut saat merasa tidak enak badan akibat paparan panas saat beraktivitas. “Saya benar-benar bisa pulih berkat alat itu dan begitu menggunakannya, rasanya sangat, sangat dingin, ujar Tabuchi, Selasa (25/8).

Efisiensi Pendingin Bagi Pekerja

Selain mampu mendinginkan tubuh secara cepat, produsen Do Hiemon Box mengeklaim bahwa perangkat ini cukup hemat energi karena dapat dioperasikan menggunakan stopkontak listrik standar. Unit tersebut juga dilengkapi roda sehingga mudah dipindahkan dan memiliki fitur keamanan berupa pemutus daya otomatis setelah 20 menit penggunaan.

Pengelola perusahaan tempat Tabuchi bekerja, Yutaka Kono, menilai bahwa investasi pada teknologi pendingin merupakan langkah krusial untuk mempertahankan tenaga kerja. Meski perusahaan telah menyediakan pendingin udara konvensional, bilik pendingin tetap dianggap paling efektif untuk area kerja terbuka yang sering dilalui alat berat.

Pekerja lainnya, Taichi Konishi, menambahkan bahwa penggunaan bilik ini sangat membantu meski hanya dilakukan selama dua menit. “Saya baru berada di dalam sekitar dua menit, tapi itu sudah cukup membuat semua keringat saya mengering, ucap Konishi, Selasa (25/8/2026).

Langkah ini melengkapi berbagai aturan ketat pemerintah Jepang dalam melindungi pekerja dari cuaca ekstrem. Sebelumnya, berbagai sektor industri telah diwajibkan menyediakan jaket dengan kipas bawaan, kanopi peneduh, hingga ruang istirahat dengan pendingin udara yang memadai.

Example 300x600
Bisnis

KANALBERITA.COM–  Pada tahun 2026, Amerika Serikat kembali mengukuhkan posisinya sebagai negara dengan jumlah individu berpenghasilan tinggi terbanyak di dunia. Peringkat ini menunjukkan konsistensi dominasi negara-negara…