Kunjungan delegasi Jepang ini merupakan langkah awal untuk membangun jembatan kolaborasi internasional antara institusi kesehatan dan pendidikan Indonesia dengan Jepang. Delegasi yang datang terdiri dari lima orang perwakilan, yaitu Mr. Go Fujioka, Mr. Kyoto Sasabe, Mrs. Masashi Swami, dan Mrs. Yoko Manda dari Nisshin Iryou Shokuhin, serta Dianni Risda, M.Ed. dari LPK Lingua Global Utama.
Kesehatan
Unisa Bandung Lakukan Gerakkan Edukasi Preventif Hipertensi Bagi Remaja
Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap perubahan gaya hidup tidak sehat, yang jika tidak dikendalikan sejak dini dapat berdampak jangka panjang pada kesehatan mereka.
Dosen Unisa Bandung Hadirkan Terobosan Edukasi HIV untuk Generasi Muda
Keprihatinan terhadap peningkatan kasus HIV di kalangan remaja Jawa Barat mendorong tim dosen keperawatan Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Bandung untuk mengambil langkah strategis. Melalui program pengabdian masyarakat bertajuk “GenreMU Say No to HIV”, mereka menginisiasi gerakan edukasi komprehensif yang dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 5 Rancaekek, Kabupaten Bandung, pada Jumat (7/2/2025).
Hari Ini Dimulai, Program Cek Kesehatan Gratis Fokus pada Pencegahan, Bukan Pengobatan
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto merupakan upaya pencegahan penyakit melalui deteksi dini untuk seluruh rakyat Indonesia. Beda treatment, kalau BPJS Kesehatan itu untuk terapi. Jadi kalau sudah sakit, kemudian pengobatan itu ditanggung dengan asuransi BPJS. Sedangkan ini untuk deteksi dini, untuk pencegahan.
Riset Nitric Oxide untuk Luka Diabetes, Antarkan Profesor Pertama Unisa Bandung
Prof. Dr. Sitti Syabariyah, S.Kp., MS.Biomed dari Unisa Bandung dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Keperawatan. Dalam kesempatan yang membanggakan ini, Prof. Sitti menyampaikan orasi ilmiah yang mengupas tentang penemuan signifikan dalam dunia kesehatan. Pidato pengukuhannya yang berjudul “Peranan Nitric Oxide dalam Penyembuhan Luka Diabetes dan Implikasinya pada Intervensi Perawatan Modern untuk Mencegah Amputasi” memberikan perspektif baru dalam penanganan pasien diabetes.
Tips Jitu Kelola Berat Badan Setelah Usia 50, Simak Penjelasan Ahli
Dr. Archana Batra, seorang ahli gizi dan pendidik diabetes bersertifikat, menjelaskan bahwa kesulitan mengatur berat badan di usia 50 tahun terkait erat dengan beberapa perubahan biologis. Perubahan massa otot, ketidakseimbangan hormon, dan penurunan metabolisme menjadi faktor utama yang perlu diperhatikan.
Pakar dari FKUI Tegaskan HMPV Tak Seberbahaya COVID-19
Dr. dr. Sukamto Koesnoe, SpPD, K-AI dari Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM memberikan pencerahan tentang virus ini saat dihubungi di Jakarta, Selasa. “HMPV sudah dikenal sejak tahun 2001 dan sistem imun manusia lebih familiar dengannya. Virus ini bukan varian baru COVID-19,” tegasnya.
Riset Terbaru: Sel Kanker Mampu ‘Bersembunyi’ Bertahun-tahun dalam Tubuh
Sebuah terobosan penelitian yang dipimpin oleh Dr. Gary Luker dari University of Michigan, Amerika Serikat, mengungkap fakta mengejutkan tentang kemampuan sel kanker untuk bertahan dalam tubuh manusia. Studi ini menunjukkan bahwa sel-sel kanker memiliki mekanisme bertahan hidup yang sangat canggih, bahkan setelah menjalani pengobatan.
Wabah Misterius di Kongo: 143 Nyawa Melayang dalam Dua Minggu
Sebuah krisis kesehatan sedang melanda wilayah barat daya Republik Demokratik Kongo, dengan sedikitnya 143 orang dilaporkan meninggal dalam rentang waktu dua minggu terakhir. Penyakit misterius ini terdeteksi di zona kesehatan Panzi, provinsi Kwango, dengan gejala yang mirip influenza.
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.