KANALBERITA.COM – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UNY melaksanakan kegiatan bertajuk “Pelatihan Penguatan Pembelajaran Berpusat pada Siswa dalam Praktik Pembelajaran Bahasa Inggris di Madrasah Aliyah di Provinsi DIY” yang berlangsung pada Juli hingga September 2026.
Kegiatan ini diketuai oleh Dr. Nunik Sugesti, S.Pd., M.Hum., dengan anggota Dr. Amrih Bekti Utami, M.A., Dr. Nuriska Noviantoro, S.Pd., M.Pd., Dr. Ihtiara Fitrianingsih, M.Pd., dan Dr. Rozanah Katrina Herda, M.Pd.,
Program pengabdian tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru Bahasa Inggris Madrasah Aliyah di Daerah Istimewa Yogyakarta dalam merancang serta mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat pada siswa atau student-centered learning. Pendekatan ini diharapkan dapat mendorong terciptanya proses pembelajaran Bahasa Inggris yang lebih aktif, partisipatif, komunikatif, dan bermakna.
Ketua tim pengabdi, Dr. Nunik Sugesti, S.Pd., M.Hum., menegaskan bahwa penguatan kapasitas guru menjadi bagian penting dalam menciptakan pembelajaran yang memberi ruang lebih luas bagi siswa untuk berpartisipasi secara aktif.
“Pembelajaran berpusat pada siswa bukan sekadar mengubah metode mengajar, tetapi juga mengubah cara pandang terhadap proses pembelajaran. Siswa perlu diberikan ruang untuk terlibat, berkolaborasi, berefleksi, dan menggunakan Bahasa Inggris secara komunikatif. Melalui kegiatan ini, kami berharap para guru dapat semakin percaya diri dalam merancang pembelajaran yang aktif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik,” ujar Nunik.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu pelatihan atau workshop interaktif mengenai konsep dan prinsip pembelajaran berpusat pada siswa, pendampingan perancangan skenario pembelajaran dan aktivitas kelas berbasis student-centered learning, serta refleksi dan diskusi tindak lanjut untuk memperbaiki praktik mengajar.
Seluruh rangkaian kegiatan dirancang secara partisipatif dan disesuaikan dengan kebutuhan nyata guru madrasah. Dengan pendekatan tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, tetapi juga kesempatan untuk mengembangkan dan mempraktikkan strategi pembelajaran yang dapat diterapkan langsung di kelas.
Kegiatan ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education melalui upaya peningkatan kompetensi guru dan penguatan praktik pembelajaran yang berkualitas dan serta berorientasi pada keterlibatan peserta didik. Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi terhadap SDG 17: Partnerships for the Goals, terutama melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan madrasah.
Kemitraan tersebut diharapkan dapat membuka ruang pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan praktik baik dalam pengembangan pembelajaran Bahasa Inggris. Melalui program ini, tim pengabdi berharap tercipta keberlanjutan praktik pembelajaran berpusat pada siswa di lingkungan Madrasah Aliyah di DIY serta semakin kuatnya sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan.







