HeadlineHiburan

Kisah Waldi Sempurna, Tinggalkan Pekerjaan Bandara demi Jadi Kreator dan Raup Puluhan Juta Rupiah

×

Kisah Waldi Sempurna, Tinggalkan Pekerjaan Bandara demi Jadi Kreator dan Raup Puluhan Juta Rupiah

Sebarkan artikel ini
Waldi Sempurna
Kreator Tiktok, Waldi Sempurna

KANALBERITA.COM –  Nama Waldi Sempurna mulai dikenal di media sosial sebagai salah satu kreator muda asal Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, yang berhasil membangun karier digital di usia muda melalui platform TikTok.

Di usia 21 tahun, Waldi berhasil membuktikan bahwa dunia konten digital dapat menjadi peluang besar bagi anak muda daerah untuk meraih kesuksesan finansial. Akun TikTok miliknya, @wsmprna, kini telah memiliki lebih dari 284 ribu pengikut dengan total jutaan likes. Sementara akun Instagram pribadinya, @wsmprna29, juga aktif digunakan sebagai media personal branding dan kerja sama endorsement.

Sebelum sukses sebagai kreator konten, perjalanan hidup Waldi tidak selalu mudah. Pada 2019 hingga 2023, ia sempat bekerja sebagai karyawan bengkel motor. Setelah itu, pada 2023 ia juga pernah menjalani pekerjaan di dunia penerbangan, mulai dari program OJT di area private jet Bandara Halim Perdanakusuma pada bagian ground handling selama dua bulan, hingga bekerja sebagai porter kargo di Bandara Soekarno-Hatta selama dua bulan.

Meski telah mencoba beberapa pekerjaan, Waldi mengaku merasa pekerjaan sebagai karyawan bukanlah tujuan hidup yang benar-benar diinginkannya.

“Saya pengen punya kebebasan waktu dan bekerja dari kreativitas sendiri, bukan hidup yang terus terikat jam kerja,” ujarnya dalam keterangan tertulis kepada KanalBerita.com, Jumat (8/5/2026).

Keinginan tersebut akhirnya membuat Waldi mengambil keputusan besar pada 2024. Ia memilih resign dan fokus penuh menjadi konten kreator TikTok meskipun saat itu penghasilannya belum stabil.

Tahun pertama menjadi kreator penuh waktu menjadi fase yang cukup berat baginya. Ia mengaku beberapa kali hampir menyerah karena proses membangun audiens dan penghasilan tidak semudah yang dibayangkan.

Namun, tekadnya untuk berkembang membuat dirinya terus bertahan.

“Saya pernah ada di titik pengen nyerah. Tapi saya mikir kalau balik lagi jadi karyawan, mungkin hidup saya bakal mentok di situ-situ aja,” katanya.

Kerja keras dan konsistensinya mulai membuahkan hasil pada 2025. Dari berbagai kerja sama endorsement dan promosi produk di TikTok, Waldi mulai memperoleh penghasilan stabil di atas Rp20 juta per bulan. Bahkan dalam beberapa bulan tertentu, penghasilannya disebut pernah menembus Rp50 juta.

Dari hasil kerja kerasnya sebagai kreator, Waldi berhasil membeli berbagai kebutuhan menggunakan uang hasil sendiri, mulai dari iPhone, motor, hingga mobil.

Saat ini, total aset fisik yang dimilikinya diperkirakan telah mencapai lebih dari Rp200 juta. Selain itu, akun TikTok yang dibangunnya juga memiliki nilai ekonomi tersendiri dan disebut pernah mendapatkan penawaran dengan nilai lebih dari Rp300 juta.

Jika digabungkan, total aset yang dimiliki Waldi kini diperkirakan mencapai lebih dari Rp500 juta di usia yang masih sangat muda.

Waldi berharap kisah perjalanannya dapat menjadi motivasi bagi anak muda lainnya, khususnya dari daerah, untuk berani mencoba peluang baru di era digital selama dilakukan dengan konsisten dan serius.

Example 300x600